0
News
    Home China Dunia Internasional Featured Iran Rusia Spesial

    Kapal Perang China, Rusia, dan Iran Tiba di Afrika Selatan, Ada Apa? - Beritasatu.com

    2 min read

      

    Kapal Perang China, Rusia, dan Iran Tiba di Afrika Selatan, Ada Apa?

    Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:03 WIB
    RA
    RA

    Kapal perusak rudal berpemandu China dan kapal perang Rusia Stoikiy di pelabuhan Simon’s Town, Cape Town, Afrika Selatan. (AP Photo/Nardus Engelbrech)

    Cape Town, Beritasatu.com - Kapal perang China, Rusia, dan Iran telah tiba di perairan Afrika Selatan pada Jumat (9/1/2026) waktu setempat. Tibanya armada kapal perang dari tiga negara tersebut dalam rangka untuk menggelar latihan angkatan laut bersama hingga seminggu ke depan, Jumat (16/1/2026). 

    Latihan militer bersama ini digelar tengah meningkatnya ketegangan geopolitik terkait intervensi militer Amerika Serikat (AS) di Venezuela dan menangkap mantan Presiden Nicolas Maduro.

    BACA JUGA

    Raksasa Energi Global Berebut Peran untuk Kelola Minyak Venezuela

    Pernyataan resmi dari Kementerian Pertahanan China menyebutkan, latihan tersebut yang akan diawali dengan upacara pembukaan pada Sabtu (10/1/2026), adalah operasi gabungan untuk melindungi jalur pelayaran vital dan kegiatan ekonomi. 

    Pelatihan serangan terhadap target maritim dan penyelamatan kontra-terorisme akan menjadi bagian dari latihan militer tersebut, mengutip Al Jazeera, Sabtu (10/1/2026). 

    Kapal-kapal China, Rusia, dan Iran terlihat bergerak masuk dan keluar dari pelabuhan yang melayani pangkalan angkatan laut utama Afrika Selatan di Simon's Town, selatan Cape Town, tempat Samudra Hindia bertemu dengan Samudra Atlantik. 

    BACA JUGA

    CSIS Nilai Serangan AS ke Venezuela Bentuk Kolonialisme Baru

    Angkatan Pertahanan Afrika Selatan menyatakan latihan bersama ini akan memungkinkan pasukan angkatan laut masing-masing negara untuk bertukar praktik terbaik dan meningkatkan kemampuan operasional bersama, yang berkontribusi pada keselamatan jalur pelayaran dan stabilitas maritim regional secara keseluruhan. 

    Komentar
    Additional JS