AS Bebaskan 2 Warga Rusia Awak Kapal Tanker yang Disita - SindoNews
2 min read
AS Bebaskan 2 Warga Rusia Awak Kapal Tanker yang Disita
Jum'at, 09 Januari 2026 - 18:00 WIB
Kapal tanker Rusia disita pasukan AS. Foto/X/US_EUCOM
A
A
A
MOSKOW - Amerika Serikat (AS) membebaskan dua warga Rusia awak kapal tanker minyak berbendera Rusia 'Marinera' yang ditangkap pasukan Amerika. Kabar itu diumumkan Kementerian Luar Negeri di Moskow.
Presiden AS Donald Trump mengambil langkah tersebut sebagai tanggapan atas permintaan Kremlin, menurut kementerian itu.
“Kami menyambut baik keputusan ini dan menyampaikan rasa terima kasih kami kepada kepemimpinan AS,” bunyi pernyataan tersebut.
Sebelumnya, Kemlu Rusia memperingatkan, “Penyitaan kapal tanker minyak Marinera berbendera Rusia oleh militer AS berpotensi memiliki implikasi yang luas bagi seluruh kawasan Euro-Atlantik dan lalu lintas maritim sipil secara global.”
Pada hari Rabu, Komando Eropa AS mengumumkan penangkapan kapal tersebut di perairan internasional di barat laut Skotlandia. Kapal perang Amerika telah mengejarnya dari Laut Karibia.
Kapal tanker minyak tersebut, yang sebelumnya bernama Bella 1, dicegat karena dugaan “pelanggaran sanksi AS” terkait ekspor minyak Venezuela.
Menurut Kementerian Transportasi Rusia, “Pada 24 Desember 2025, Marinera menerima izin sementara untuk mengibarkan bendera Rusia.”
Pada hari Kamis, Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan “keprihatinan serius sehubungan dengan tindakan paksa yang melanggar hukum terhadap kapal tanker minyak Marinera yang dilakukan oleh angkatan bersenjata AS pada 7 Januari.”
Baca juga: Iran Mencekam! Internet Mati Total di Seluruh Negeri Seiring Unjuk Rasa Meluas
Presiden AS Donald Trump mengambil langkah tersebut sebagai tanggapan atas permintaan Kremlin, menurut kementerian itu.
“Kami menyambut baik keputusan ini dan menyampaikan rasa terima kasih kami kepada kepemimpinan AS,” bunyi pernyataan tersebut.
Sebelumnya, Kemlu Rusia memperingatkan, “Penyitaan kapal tanker minyak Marinera berbendera Rusia oleh militer AS berpotensi memiliki implikasi yang luas bagi seluruh kawasan Euro-Atlantik dan lalu lintas maritim sipil secara global.”
Pada hari Rabu, Komando Eropa AS mengumumkan penangkapan kapal tersebut di perairan internasional di barat laut Skotlandia. Kapal perang Amerika telah mengejarnya dari Laut Karibia.
Kapal tanker minyak tersebut, yang sebelumnya bernama Bella 1, dicegat karena dugaan “pelanggaran sanksi AS” terkait ekspor minyak Venezuela.
Menurut Kementerian Transportasi Rusia, “Pada 24 Desember 2025, Marinera menerima izin sementara untuk mengibarkan bendera Rusia.”
Pada hari Kamis, Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan “keprihatinan serius sehubungan dengan tindakan paksa yang melanggar hukum terhadap kapal tanker minyak Marinera yang dilakukan oleh angkatan bersenjata AS pada 7 Januari.”
Baca juga: Iran Mencekam! Internet Mati Total di Seluruh Negeri Seiring Unjuk Rasa Meluas
(sya)