Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Amerika Serikat Berita Featured Iran Konflik Timur Tengah Pulau Kharg Spesial

    AS Gempur 3 Kapal Tanker di Pulau Kharg, Iran Serang Drone AS di Selat Hormuz - detik

    3 min read

     


    Jakarta -

    Amerika Serikat (AS) menyatakan telah menghancurkan tiga kapal tanker minyak Iran sebagai tanggapan atas upaya serangan rudal terhadap kapal-kapal angkatan lautnya. Namun Iran membalas dengan menyerang drone angkatan laut AS yang mencoba memasuki Selat Hormuz.

    Dilansir AFP, Minggu (6/9/2026), Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan, pada Sabtu dini hari, pihaknya menargetkan kapal-kapal tanker yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), serta menuduh sayap terkuat militer Iran tersebut gagal saat mencoba menembaki kapal perang Amerika.

    "Menyusul serangan Iran yang gagal, CENTCOM melumpuhkan secara permanen kapal pengangkut minyak mentah milik IRGC, yaitu M/T Downy di lepas pantai Pulau Kharg dan M/T Stark 1 di dekat Jask," demikian pernyataan Komando Pusat AS tersebut.

    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    "Pasukan Amerika juga menghancurkan sepenuhnya kapal pengangkut minyak mentah M/T Kylo yang sedang tidak bermuatan... di Teluk Oman, dengan menghantam kapal tersebut di beberapa titik vital hingga tidak dapat beroperasi lagi, setelah awak kapal diperintahkan untuk meninggalkan kapal," tambah pernyataan itu.

    Berdasarkan video yang diunggah oleh CENTCOM memperlihatkan bola api besar dan kobaran api yang membumbung tinggi setelah proyektil menghantam kapal-kapal tersebut.

    Ketiga kapal itu merupakan "bagian dari jaringan bayangan bernilai miliaran dolar yang mendanai IRGC dan kelompok-kelompok proksinya di kawasan," sebut pernyataan itu.

    Setelah serangan tersebut, komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper mengatakan, "Jika kalian menembaki dua kapal kami, kami akan membebankan biaya ekonomi yang jauh lebih besar-dengan melumpuhkan tiga kapal kalian."

    Secara terpisah, dalam pernyataan yang diterbitkan kantor berita negara IRNA, Garda Revolusi mengatakan, angkatan udara mereka "menyerang sebuah kapal induk dan sebuah kapal perusak dengan beberapa rudal balistik."

    Garda Revolusi menyatakan, kedua kapal perang Amerika tersebut "terpaksa mundur" setelah "mengalami kerusakan." Namun, CENTCOM menyatakan bahwa kapal-kapal tersebut berhasil menghindari serangan Iran.

    Iran Balas Serang Drone AS

    Lebih lanjut, Iran mengatakan pasukannya menyerang sebuah pesawat nirawak (drone) angkatan laut AS yang mencoba memasuki Selat Hormuz. Serangan itu dilakukan beberapa jam setelah menargetkan sejumlah kapal sebagai balasan atas serangan Amerika terhadap tiga kapal tanker minyak.

    "Menyerang sebuah American military unmanned surface vessel (drone laut atau kapal tanpa awak yang beroperasi di permukaan air -red) Amerika yang mencoba memasuki selat tersebut," menurut pernyataan yang disiarkan oleh televisi pemerintah.

    Beberapa jam sebelumnya, IRGC menyatakan pasukan angkatan lautnya "menargetkan tiga kapal tanker minyak di jalur tidak resmi Selat Hormuz dan tiga kapal yang berafiliasi dengan Amerika di wilayah lain".

    Pihaknya memperingatkan kapal-kapal agar tidak mencoba melintas melalui jalur yang tidak disetujui.

    Simak juga Video 'Wapres AS: Harga Minyak Tinggi karena Iran Tembaki Kapal di Selat Hormuz':

    (yld/gbr)

    Komentar
    Additional JS