Iran Tangkap Sejumlah Orang yang Kibarkan Bendera Kelompok Oposisi - detik
Jakarta -
Otoritas Iran menangkap sejumlah orang yang dituduh muncul dalam sebuah video yang memperlihatkan sejumlah individu mengibarkan bendera kelompok oposisi yang dilarang. Namun belum diungkap secara pasti berapa orang yang terjaring dalam penangkapan itu.
Dilansir AFP, Minggu (6/9/2-26), berdasarkan video yang beredar dalam beberapa hari terakhir memperlihatkan sejumlah individu mengendarai sepeda motor di jalanan yang sepi di Iran sambil mengibarkan panji berwarna putih-merah milik Organisasi Mujahidin Rakyat Iran (MEK) yang telah dilarang.
Televisi pemerintah menyatakan, pihak berwenang telah mengidentifikasi dan menangkap "semua individu yang muncul dalam klip tersebut". Disebutkan bahwa mereka "berafiliasi" dengan MEK, tanpa menyebutkan jumlah pastinya.
Selain itu, iring-iringan kendaraan tersebut disebut melintas di dekat kota Karaj, sebelah barat Teheran. Namun tidak jelas kapan rekaman itu diambil.
Diketahui, kelompok MEK dirikan pada tahun 1960-an sebagai bentuk perlawanan terhadap Shah Iran yang saat itu didukung Barat. MEK dinyatakan ilegal setelah Revolusi Islam 1979 dan kemudian bertempur bersama pasukan Saddam Hussein selama perang Iran-Irak.
Selama beberapa dekade, kelompok ini telah mengupayakan perubahan rezim di Iran dari luar negeri, sementara Teheran menuduh para anggotanya bekerja sama dengan musuh bebuyutannya, Israel.
Sebelumnya, perang Iran dan Amerika Serikat meletus sejak 28 Februari, ketika serangan AS-Israel menewaskan Pemimpin Tertinggi Republik Islam tersebut, Ayatollah Ali Khamenei, beserta sejumlah pejabat tinggi militer.
Iran membalas dengan melancarkan serangan di berbagai wilayah seiring meluasnya konflik tersebut.
Lihat juga Video 'Lubang Besar di Atap, Bukti Kejamnya Serangan AS ke Warga Sipil Iran':
(yld/idn)