Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Flu Burung Kasus Kesehatan Spesial Uruguay

    Uruguay Tetapkan Darurat Kesehatan Nasional usai Flu Burung H5 Ditemukan - Metrotv

    2 min read

     



    Montevideo: Uruguay menetapkan darurat kesehatan nasional pada Jumat kemarin setelah virus flu burung H5 ditemukan pada unggas peliharaan di lingkungan permukiman.

    Kementerian Peternakan, Pertanian, dan Perikanan Uruguay melalui Direktorat Jenderal Layanan Peternakan mengonfirmasi wabah tersebut di Colonia, salah satu departemen di wilayah barat daya negara itu.

    Mengutip Anadolu, Sabtu, 5 September 2026, temuan tersebut bermula dari laporan kematian sejumlah unggas yang memicu kekhawatiran akan adanya penyakit. Meski hasil tes cepat awal menunjukkan hasil negatif, pemeriksaan laboratorium resmi kemudian mengonfirmasi keberadaan virus H5.

    Menindaklanjuti temuan tersebut, pemerintah memberlakukan pembatasan terhadap aktivitas di lokasi terdampak serta memperketat pergerakan unggas nonkomersial.

    Arahan darurat melarang pergerakan domestik unggas peliharaan dan unggas yang tidak berada dalam pengawasan. Sementara itu, unggas yang terdaftar dalam Sistem Pemantauan Unggas resmi dikecualikan dari pembatasan tersebut.

    Pemerintah juga menangguhkan penyelenggaraan pameran, lelang, dan kegiatan publik lainnya yang berkaitan dengan unggas.

    Selain itu, unggas yang dipelihara secara bebas maupun di lingkungan rumah diwajibkan ditempatkan di “fasilitas tertutup dan beratap” untuk mencegah kontak dengan burung liar.

    Otoritas Uruguay menegaskan konsumsi daging unggas dan telur tidak menimbulkan risiko bagi kesehatan manusia. Meski demikian, tim pertanian berkoordinasi dengan otoritas kesehatan untuk memantau individu yang terpapar virus tersebut.

    Subtipe influenza burung A(H5N1) merupakan virus yang sangat patogen dan terutama menyerang unggas. Dalam kondisi tertentu, virus tersebut dapat menular kepada manusia melalui kontak dekat dengan hewan yang terinfeksi.

    Infeksi H5N1 pada manusia dapat menyebabkan penyakit berat dan memiliki tingkat kematian yang tinggi. Namun, hingga kini belum tercatat adanya penularan berkelanjutan dari manusia ke manusia.

    Masyarakat diimbau tidak menyentuh unggas yang sakit atau mati dan segera melaporkannya kepada pihak berwenang. (Razaqa Hariz)

    Baca juga: Australia Tingkatkan Kewaspadaan usai Temukan Kasus Pertama Flu Burung H5N1

    Komentar
    Additional JS