Sumber Arab Saudi Sebut Serangan di Irak Targetkan Milisi yang Didukung Iran, Bukan Negara Irak - SindoNews
Sabtu, 01 Agustus 2026 - 07:19 WIB
Jet tempur Arab Saudi bermanuver di udara. Foto/kemhan arab saudi
A A A
RIYADH - Seorang pejabat senior Arab Saudi mengatakan serangan militer Kerajaan baru-baru ini di Irak hanya ditujukan pada milisi yang didukung Iran yang bertanggung jawab atas serangan di wilayah Saudi. Menurut sumber itu, serangan Saudi tidak ditujukan pada pemerintah Irak atau rakyatnya.
Berbicara kepada Al Arabiya pada hari Jumat, pejabat itu mengatakan operasi tersebut menargetkan gudang militer milisi yang terkait dengan serangan drone baru-baru ini terhadap fasilitas minyak dan infrastruktur penting Arab Saudi.
Pejabat itu menekankan serangan tersebut hanya dilakukan setelah semua jalur diplomatik dan politik telah habis dan setelah Arab Saudi telah menunjukkan apa yang digambarkannya sebagai pengekangan maksimal selama beberapa bulan terakhir.
Ia mengatakan milisi yang didukung Iran merugikan kepentingan Irak dan hubungannya dengan negara-negara Arab dan Islam dengan menggunakan wilayah dan sumber daya Irak untuk melakukan serangan terhadap negara-negara tetangga.
Pejabat itu menegaskan kembali komitmen Arab Saudi mempertahankan hubungan yang kuat dengan Irak dan rakyatnya.
Sumber itu menekankan operasi tersebut terbatas pada melemahkan kemampuan milisi yang bertanggung jawab atas ancaman terhadap keamanan Kerajaan dan menargetkan infrastruktur sipil dan ekonominya.
Ia juga menepis upaya beberapa pihak di dalam dan luar Irak untuk mengobarkan ketegangan sektarian setelah serangan tersebut.
Dia mengatakan upaya tersebut tidak akan menipu rakyat Irak dan hanya bertujuan untuk melemahkan keamanan, stabilitas, dan hubungan regional Irak.
Pada hari Rabu, Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengumumkan angkatan bersenjata Kerajaan, berkoordinasi dengan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), telah melakukan serangan presisi terhadap target milisi yang didukung Iran di Irak yang terkait dengan serangan baru-baru ini terhadap fasilitas minyak Saudi.
Otoritas Saudi mengatakan operasi tersebut menyusul serangan drone yang dicegat oleh pertahanan udara Kerajaan awal pekan ini yang menargetkan instalasi minyak di Provinsi Timur dan wilayah Riyadh.
Mereka menegaskan kembali bahwa Arab Saudi tidak mencari eskalasi tetapi akan menanggapi setiap agresi terhadap Kerajaan.
Baca juga: Israel Tak akan Campur Tangan dalam Perlucutan Senjata Hamas
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rekomendasi
Infografis

8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Terpopuler
1
2
3
4
5





