Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Iran Spesial Ukraina

    Giliran Ukraina Terima Ancaman Balasan Iran, Ini Penyebabnya - IndonesiaInside

    2 min read

     

    No Result View All Result

    Indonesiainside.id – Ketegangan geopolitik kembali meningkat setelah Iran mengancam akan membalas serangan Ukraina terhadap sebuah kapal dagang Iran di Laut Kaspia yang menewaskan seorang pelaut. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa serangan tersebut tidak akan dibiarkan tanpa respons dan menyebut tindakan Kyiv sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional.

    Pernyataan keras itu disampaikan Abbas Araghchi melalui media sosial X pada Ahad. Ia menuding Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bertanggung jawab atas serangan yang menurutnya dilakukan atas perintah Israel untuk memperluas konflik di kawasan.

    “Zelensky telah menyerang kapal dagang Iran, menewaskan seorang pelaut. Tindakan ini tidak boleh dibiarkan tanpa jawaban,” tegas Araghchi.

    Menurut Kementerian Luar Negeri Iran, serangan tersebut menyebabkan kapal dagang Iran meledak, menewaskan satu awak kapal dan melukai beberapa pelaut lainnya.

    Araghchi mengatakan dirinya telah menyampaikan sikap Iran kepada Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov. Ia menegaskan bahwa Teheran memandang serangan tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

    Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sehari sebelumnya mengklaim pasukannya berhasil melancarkan serangan jarak jauh di Laut Kaspia yang menghantam kapal-kapal yang digunakan untuk mengangkut kargo militer yang melibatkan Iran, termasuk sebuah kapal perang.

    Intelijen Ukraina juga menyatakan drone mereka menyerang kapal kargo yang disebut digunakan untuk mengirim logistik militer antara Iran dan Rusia.

    Namun Teheran membantah tuduhan tersebut. Pemerintah Iran menegaskan tidak pernah terlibat dalam perang Rusia-Ukraina dan menyebut kapal yang diserang merupakan kapal dagang sipil.

    Sebagai bentuk protes, Kementerian Luar Negeri Iran telah memanggil Kuasa Usaha Ukraina di Teheran untuk menyampaikan kecaman atas apa yang disebut sebagai “tindakan permusuhan dan kriminal.”

    Ancaman pembalasan dari Iran dikhawatirkan semakin memperluas dimensi internasional perang Rusia-Ukraina, sekaligus meningkatkan risiko eskalasi keamanan di kawasan Laut Kaspia dan Timur Tengah.

    Komentar
    Additional JS