Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Amerika Serikat Berita Donald Trump Dunia Internasional Epstein Files Featured Spesial

    Trump Pecat Jaksa Agung AS Pam Bondi, Sosok di Balik Pengungkapan Epstein Files - Tribunnews

    5 min read

     

    Trump Pecat Jaksa Agung AS Pam Bondi, Sosok di Balik Pengungkapan Epstein Files


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Jum'at, 03 April 2026 - 09:05 WIB

    Jaksa Agung AS Pam Bondi dipecat oleh Presiden Donald Trump. Bondi adalah sosok di balik pengungkapan berkas Jeffrey Epstein atau Epstein Files. Foto/White House

    WASHINGTON - Presiden Donald Trump memecat Jaksa Agung Amerika Serikat (AS) Pamela Jo Bondi atau Pam Bondi, sosok di balik pengungkapan berkas Jeffrey Epstein (Epstein Files).

    Menurut laporan AP, Jumat (3/4/2026), Bondi dipecat karena kurangnya agresivitas dalam menargetkan musuh-musuh Trump. Trump, lanjut laporan tersebut, frustrasi dengan Bondi.

    Baca Juga: Miliarder Bill Gates Akui Selingkuh dengan 2 Wanita Rusia, Anggap Kesalahan Besar Bergaul dengan Epstein

    Pemecatan Bondi terjadi hampir sebulan setelah Trump memecat Kristi Noem sebagai kepala Departemen Keamanan Dalam Negeri.

    "Pam akan beralih ke pekerjaan baru yang sangat dibutuhkan dan penting di sektor swasta," tulis Trump di Truth Social sebagai pengumuman pemecatan Pam Bondi.

    "Wakil Jaksa Agung kita, dan seorang ahli hukum yang sangat berbakat dan dihormati, Todd Blanche, akan menjabat sebagai Pelaksana Tugas Jaksa Agung," lanjut Trump.

    New York Times melaporkan Trump secara pribadi telah membahas penggantian Bondi dengan Administrator Badan Perlindungan Lingkungan Lee Zeldin.

    Zeldin, mantan anggota Kongres Partai Republik dari New York, telah dipuji secara publik dan pribadi oleh Trump, yang pada sebuah acara di bulan Februari menggambarkannya sebagai "senjata rahasia kita".

    Bondi, mantan jaksa agung negara bagian di Florida dan loyalis Trump yang merupakan bagian dari tim hukumnya selama kasus pemakzulan pertamanya, telah berada di posisinya selama lebih dari setahun.

    Dia menjabat dengan berjanji tidak akan bermain politik dengan Departemen Kehakiman, tetapi dia dengan cepat memulai penyelidikan terhadap musuh-musuh Trump, memicu protes bahwa lembaga penegak hukum tersebut digunakan sebagai alat balas dendam untuk memajukan agenda politik dan pribadi presiden.

    Bondi, yang membela Trump selama sidang pemakzulan pertamanya, adalah pilihan kedua Trump untuk memimpin Departemen Kehakiman, dipilih untuk peran tersebut setelah mantan anggota DPR Matt Gaetz dari Florida menarik namanya dari pertimbangan di tengah pengawasan atas tuduhan perdagangan seks.

    (mas)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    Cilia Flores, Istri...

    Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela

    Komentar
    Additional JS