Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Dunia Internasional Featured Israel Konflik Timur Tengah Lebanon Roma Spesial UNIFIL

    Kendaraan Pasukan UNIFIL Asal Italia Ditembak di Lebanon, Roma Langsung Panggil Dubes Israel - Kompas TV

    3 min read

     

    Kendaraan Pasukan UNIFIL Asal Italia Ditembak di Lebanon, Roma Langsung Panggil Dubes Israel

    Konvoi pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon, UNIFIL, di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon, dilihat dari wilayah utara Israel, Jumat (29/11/2024). (Sumber: AP Photo/Leo Correa)

    ROMA, KOMPAS.TV - Pemerintah Italia dilaporkan memanggil Duta Besar Israel untuk negara tersebut usai konvoi pasukan UNIFIL asal Italia ditembaki di Lebanon pada Rabu (8/4/2026).

    Pemerintah Italia menyatakan insiden tersebut menimbulkan kerusakan pada kendaraan yang ditumpangi pasukan UNIFIL.

    Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani mengatakan Dubes Israel dipanggil untuk dimintai klarifikasi mengenai insiden di Lebanon. Ia menegaskan pasukan Italia yang menjalankan tugas UNIFIL tidak boleh disentuh oleh Israel.

    Adapun pasukan Israel, kata Tajani, melepaskan tembakan peringatan yang mengenai konvoi UNIFIL. Insiden ini dilaporkan terjadi saat Israel meluncurkan serangan besar-besaran ke Lebanon pada Rabu (8/4/2026).

    "Tembakan peringatan Israel merusak salah satu kendaraan kami. Untungnya, tidak ada korban luka yang dilaporkan, tetapi konvoinya terpaksa kembali," kata Tajani dikutip kantor berita ANSA via TRT.

    Baca Juga: Militer Israel Cegat Konvoi dan Tahan Personel Penjaga Perdamaian di Lebanon, Ini Respons UNIFIL

    Di tempat terpisah, pemerintah Spanyol juga memanggil Duta Besar Israel atas insiden penahanan personel UNIFIL di Lebanon. Kementerian Luar Negeri Spanyol menyatakan pihaknya melayangkan protes ke Israel atas insiden tersebut.

    Sebelumnya, seorang pasukan UNIFIL asal Spanyol dilaporkan ditahan selama satu jam oleh militer Israel di Lebanon. Militer Israel dilaporkan mencegat konvoi UNIFIL dan menahan salah satu personel.

    Menteri Pertahanan Spanyol Margarita Robles menyatakan militer Israel baru melepaskan personel UNIFIL setelah intervensi kepala misi setempat.

    "Fakta bahwa terjadi penahanan ilegal terhadap personel PBB, dalam kasus ini seorang penjaga perdamaian dari Spanyol, benar-benar tidak bisa diterima," kata Robles.

    Baca Juga: PM Australia Minta Lebanon Dimasukkan dalam Kesepakatan Gencatan Senjata


    Komentar
    Additional JS