Beirut (ANTARA) -

Gerakan Lebanon, Hizbullah, berhasil memukul mundur upaya pasukan Israel untuk menyerbu kota Bint Jbeil di Lebanon selatan, kata seorang sumber militer lapangan Lebanon kepada RIA Novosti pada Selasa.

“Musuh mencoba melakukan serangan pada Senin (13/4) dari pinggiran barat Bint Jbeil, tetapi pejuang Hizbullah berhasil memukul mereka mundur setelah pertempuran sengit,” kata sumber tersebut.

Menurut sumber anonim tersebut, pasukan Israel berupaya mengepung kota dan maju dengan peralatan militer berat, akan tetapi menghadapi perlawanan keras.

“Kota tersebut telah menjadi sasaran serangan artileri dan udara besar-besaran setelah pasukan perlawanan menyerang peralatan dan personel musuh,” tambahnya.

Sementara itu, juru bicara berbahasa Arab militer Israel, Avichay Adraee, mengatakan pada Senin bahwa sekitar 100 pejuang Hizbullah telah tewas di Bint Jbeil.

Militer Israel juga mengonfirmasi tewasnya salah satu anggotanya dan tiga lainnya terluka.

Bint Jbeil merupakan salah satu kota terbesar di Lebanon, terletak sekitar empat kilometer dari perbatasan Israel, dan menjadi titik terdalam yang berhasil dicapai pasukan Israel dari perbatasan sejak eskalasi dimulai pada 2 Maret lalu.

Kota tersebut juga pernah menjadi lokasi pertempuran penting antara Hizbullah dan pasukan Israel di masa lalu, ketika tentara Zionis gagal merebut kota tersebut.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Hizbullah klaim pukul mundur serangan Israel di Lebanon selatan