3 Presiden AS Tolak Usulan Netanyahu Serang Iran, Trump Justru Setuju - Viva
3 Presiden AS Tolak Usulan Netanyahu Serang Iran, Trump Justru Setuju
Kamis, 23 April 2026 - 09:00 WIB
VIVA –Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry mengungkap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu pernah mengusulkan perang dengan Iran kepada sejumlah mantan presiden AS. Namun semua usulan yang diajukan Netanyahu ditolak mentah-mentah oleh mantan presiden AS.
Baca Juga
Menjadi bintang tamu di acara The Late Show with Stephen Colbert, Kerry menyebut sejumlah mantan presiden seperti Obama, Bush dan Biden menyatakan ketidaksetujuan mereka dengan usulan Netanyahu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Obama mengatakan tidak, Bush mengatakan tidak, presiden Biden mengatakan tidak. Saya mengatakan ini karena saya ada dalam bagian percakapan itu,” kata dia dikutip dari laman NDTV, Kamis 23 April 2026.
Baca Juga
Kerry mengungkap lebih lanjut bahwa presiden sebelumnya tidak setuju AS berperang dengan Iran karena mereka merasa belum menempuh semua jalur untuk bisa berdamai. Ia juga menekankan bahwa perang Vietnam dan Irak memberikan Pelajaran yang sama yaitu jangan menipu publik Amerika.
“Sebagai veteran perang Vietnam dimana keputusan seperti itu sangat penting, kami tidak diberi informasi yang jelas tentang tujuan perang tersebut. Pelajaran dari perang Vietnam dan Irak adalah jangan membohongi rakyat Amerika dan meminta mengirim anak-anak mereka untuk berperang,” kata dia.
Baca Juga
Video ini kemudian dibagikan oleh Press TV dengan caption ‘Mantan Menteri Luar Negeri AS, John Kerry mengatakan bahwa Perdana Menteri Israel telah mengusulkan perang terhadap Iran kepada Obama, Bush dan Biden. Tetapi mereka semua menolak. Prediksi tentang perubahan rezim dan pemberontakan rakyat benar-benar tidak terjadi’.
‘Jualan Keras’ Netanyahu
Sebuah laporan dari New York Times merinci bagaimana Netanyahu meyakinkan Presiden AS Donald Trump untuk menyerang Iran bersama Israel.
"Di Ruang Situasi pada 11 Februari, Netanyahu melakukan ‘penawanan yang meyakinkan’, dengan menunjukkan bahwa Iran siap untuk perubahan rezim dan menyatakan keyakinan bahwa misi gabungan AS-Israel dapat mengakhiri rezim Republik Islam," catat laporan tersebut.
Menurut laporan itu, Trump merespon dengan baik dan kemudian memberi lampu hijau untuk operasi gabungan AS-Israel.
Kerry mengatakan bahwa presentasi Netanyahu tentang Iran ke Trump adalah ‘prediksi’ dan tidak ada klaimnya tentang orang-orang yang mengambil alih negara dan perubahan rezim yang terjadi.
Percakapan Telepon Tegang Vance dengan Netanyahu
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam laporan Axios bulan lalu, Wakil Presiden AS JD Vance melakukan percakapan telepon yang tegang dengan Netanyahu . Dalam sambungan telepon itu, Vance menegur Netanyahu lantaran dinilai terlalu optimis tentang perang di Iran.
Menurut media tersebut, Vance mempertanyakan keyakinan Netanyahu tentang kemungkinan perubahan rezim. Seorang pejabat AS mengatakan kepada Axios bahwa sebelum perang, Bibi (sapaan Netanyahu) benar-benar meyakinkan presiden bahwa itu mudah, bahwa perubahan rezim jauh lebih mungkin terjadi daripada kenyataannya. Sementara itu, Wakil Presiden sangat realistis dalam meliha pernyataan itu.
![]()
PM Terpilih Hungaria Sebut Akan Tangkap Netanyahu
Perdana Menteri terpilih Hungaria, Péter Magyar menyebut negaranya harus menangkap Netanyahu jika dia memasuki wilayah Hungaria. Apa alasan dibaliknya?

VIVA.co.id
22 April 2026