0
News
    Home Berita Dunia Internasional Featured Gaza Iran IRGC Konflik Timur Tengah Palestina Spesial

    Iran Ancam Serang IDF di Gaza, IRGC: Palestina, Kalian tidak Sendirian | Republika Online

    6 min read

      

    Iran Ancam Serang IDF di Gaza, IRGC: Palestina, Kalian tidak Sendirian | Republika Online

    IRGC juga mengingatkan Israel agar berhenti menyerang rakyat Lebanon.

    IDF via Reuters Tentara Israel beroperasi di Jalur Gaza, 21 Desember 2023.

    REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Selasa (24/3/2026) menyatakan akan menyerang pasukan Israel di Jalur Gaza jika Israel terus melancarkan serangan ke Lebanon dan wilayah Palestina. Dalam pesannya, IRGC menegaskan umat Muslim di Palestina dan Lebanon yang dijajah oleh zionis Israel tidak akan berjuang sendirian.

    “Jika kejahatan terhadap warga sipil Lebanon dan Palestina berlanjut, konsentrasi pasukan musuh di bagian utara wilayah pendudukan Palestina dan Gaza akan menjadi sasaran serangan rudal dan drone dari Iran,” demikian pernyataan IRGC yang dikutip kantor berita Fars.

    Sponsored

    Dalam rekaman video IRGC, Juru Bicara Khatam al-Anbiya Ebrahim Zolfghari mengatakan bahwa aksi militer Iran berkembang lebih dari sekadar mempertahankan wilayahnya atau membalas pembunuhan warga Iran akibat agresi AS-Israel, tapi Iran memandang nasib warga Palestina dan penderitaan di Gaza sebagai bagian dari sebuah perlawan bersama terhadap penindasan.

    "Kami katakan kepada Anda hari ini, kami tidak hanya melawan untuk mempertahankan diri kami sendiri, tidak semata membalas darah dari para martir kami, tapi juga untuk Palestina, mereka yang tertindas dan martirnya," kata Zolfghari.

    "Oh umat Muslim dan warga Palestina, janganlah berpikir kalian sendirian di medan perang ini melawan rezim zionis. Kami bersama Anda."

    Ketegangan antara Israel dan Hezbollah meningkat sejak 2 Maret, ketika kelompok Lebanon itu kembali meluncurkan roket ke wilayah Israel di tengah memburuknya situasi regional. Israel kemudian membalas dengan serangan besar-besaran ke Lebanon, termasuk wilayah selatan, Lembah Beqaa, dan pinggiran Beirut.

    Pada 16 Maret, militer Israel secara resmi mengumumkan operasi darat di Lebanon selatan. Namun, kesepakatan gencatan senjata yang dicapai melalui mediasi internasional pada November 2024 tidak dijalankan oleh pihak Israel. Pemerintah Lebanon berulang kali melaporkan adanya pelanggaran yang dilakukan Israel.

    sumber : Antara, Sputnik/RIA Novosti

    Berita Terkait

    Iran akan Permanenkan Penerapan Tarif Tol Selat Hormuz, Parlemen Siapkan UU

    Energi - 1 jam yang lalu

    Analis Militer: Iran akan Invasi UEA dan Bahrain Jika AS Lakukan Kesalahan

    Internasional - 2 jam yang lalu

    Proposal Gencatan Senjata AS Ditolak Mentah-Mentah oleh Iran

    Internasional - 4 jam yang lalu

    Viral Video Kawanan Masif Burung Gagak Beterbangan di Langit Tel Aviv, Netizen Sebut Pertanda Buruk

    Internasional - 6 jam yang lalu

    Krisis Energi Picu Negara Ambil Kebijakan Darurat, Bagaimana dengan Indonesia?

    Bisnis - 6 jam yang lalu

    Komentar
    Additional JS