0
News
    Home Amerika Serikat Berita Featured Laut Karibia

    2 Kapal Angkatan Laut AS Tabrakan di Laut Karibia, 2 Tentara Terluka - SindoNews

    5 min read

     

    2 Kapal Angkatan Laut AS Tabrakan di Laut Karibia, 2 Tentara Terluka

    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Jum'at, 13 Februari 2026 - 09:07 WIB

    Dua kapal Angkatan Laut Amerika Serikat tabrakan di Laut Karibia. Dua tentara terluka. Foto/X @SA_Defensa

    WASHINGTON - Dua kapal Angkatan Laut (AL) Amerika Serikat (AS) yang dikerahkan ke Laut Karibia telah bertabrakan pada hari Kamis waktu setempat. Komando Selatan (SOUTHCOM) Amerika mengatakan dua tentara terluka akibat insiden ini.

    Kapal-kapal AL tersebut berada di Laut Karibia sebagai sebagai bagian dari misi pengerahan kekuatan militer besar-besaran pemerintahan Presiden Donald Trump sejak operasi militer terhadap Venezuela dimulai beberapa bulan lalu. Operasi itu berujung pada penculikan Presiden Nicolas Maduro.

    Baca Juga: Setelah Operasi Venezuela, AS Kerahkan 3 Kapal Perang ke Negara Miskin Ini, Apa Rencana Trump?

    Dua kapal yang bertabrakan adalah kapal perusak USS Truxtun dan kapal pasokan USNS Supply. Tabrakan terjadi saat kapal perang USS Truxtun sedang mengambil muatan pasokan baru.

    Manuver tersebut biasanya melibatkan kapal-kapal yang berlayar sejajar, biasanya dalam jarak ratusan kaki, sementara bahan bakar dan perbekalan dipindahkan melintasi celah melalui selang dan kabel.

    Pernyataan SOUTHCOM mengatakan dua personel melaporkan cedera ringan setelah tabrakan dan keduanya dalam kondisi stabil. Kedua kapal sekarang berlayar dengan aman.

    USS Truxtun adalah tambahan terbaru untuk kehadiran Angkatan Laut AS yang besar di Laut Karibia yang berjumlah 12 kapal, termasuk kapal induk terbesar di dunia, USS Gerald R Ford, dan beberapa kapal serbu amfibi yang membawa ribuan personel Korps Marinir.

    Kapal USS Truxtun meninggalkan pelabuhan asalnya di Norfolk, Virginia, pada 3 Februari. Kapal perusak itu harus kembali ke pelabuhan selama beberapa hari untuk melakukan perbaikan peralatan darurat dan akhirnya berlayar menuju Karibia pada 6 Februari, menurut seorang pejabat Angkatan Laut yang berbicara dengan syarat anonim.

    Wall Street Journal (WSJ) pertama kali melaporkan tabrakan tersebut, yang jarang terjadi pada kapal perang. Tabrakan terakhir Angkatan Laut terjadi pada Februari 2025 ketika kapal induk USS Harry S. Truman bertabrakan dengan kapal dagang tepat di luar Terusan Suez dekat Port Said, Mesir. Tabrakan itu mengakibatkan kerusakan kecil pada Truman tetapi tidak ada korban luka.

    Investigasi yang dirilis pada bulan Desember menemukan bahwa, meskipun kapal induk tersebut terlambat dari jadwal, perwira komandan mengemudikan kapal dengan kecepatan yang tidak aman.

    Laporan tersebut menemukan bahwa ketika sebuah kapal dagang bergerak ke jalur tabrakan dengan kapal induk, perwira yang bertanggung jawab tidak mengambil tindakan yang cukup untuk menjauh dari bahaya, dan kapal itu juga melaju begitu cepat sehingga membutuhkan hampir satu setengah mil untuk berhenti setelah mematikan mesinnya.

    (mas)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    Klasemen Medali SEA...

    Klasemen Medali SEA Games 2025, Senin 15 Desember: Indonesia Nyaman di Posisi 2

    Komentar
    Additional JS