Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Konflik Rusia Ukraina NATO Rusia Spesial

    Sekjen NATO Sebut Rusia Makin Nekat dan Berbahaya, Apa Pemicu Utamanya? - SindoNews

    10 min read

     

    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Kamis, 03 September 2026 - 03:30 WIB

    Sekjen NATO Sebut Rusia...

    Sekjen NATO sebut Rusia makin nekat dan berbahaya. Foto/X

    A A A

    MOSKOW - Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte pada hari Rabu mengatakan bahwa Rusia menjadi "semakin nekat," merujuk pada peningkatan jumlah pesawat nirawak dan rudal yang melintasi wilayah udara sekutu serta meningkatnya aktivitas jahat yang menargetkan wilayah NATO.

    "Rusia semakin nekat seiring berlanjutnya perang mengerikan mereka melawan Ukraina. Kami melihat semakin banyak drone dan rudal yang masuk ke wilayah udara kami di sepanjang sisi timur, yang menciptakan risiko lebih besar," ujar Rutte dalam konferensi pers bersama Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen di Brussel, dilansir Anadolu.

    Rutte mengatakan NATO dan UE bekerja "siang-malam" untuk melindungi penduduk mereka dari ancaman yang terus meningkat.

    Ia juga menyoroti apa yang disebutnya sebagai aktivitas jahat yang secara langsung menargetkan wilayah NATO, termasuk kebakaran yang diduga sengaja dilakukan di pabrik-pabrik pembuat peralatan pertahanan untuk Ukraina serta "serangan hibrida" Rusia di Leipzig, Jerman.

    "Bahaya yang ditimbulkan Rusia sudah jelas," kata Rutte, sembari menepis anggapan bahwa tindakan Moskow dapat memecah belah sekutu NATO atau melemahkan dukungan mereka terhadap Ukraina.

    Von der Leyen mengatakan Jerman telah mengidentifikasi Rusia sebagai pihak di balik upaya serangan terhadap pesawat kargo di Bandara Leipzig/Halle menggunakan bahan berstandar militer.

    "Kami tidak akan menoleransinya. Kami berdiri dalam solidaritas penuh dengan Jerman," ujarnya.

    Kepala Komisi Eropa tersebut menyatakan bahwa UE siap memperketat sanksi terhadap Rusia dan menutup celah yang dimanfaatkan oleh Moskow.

    Ia menambahkan bahwa UE telah menerima permintaan baru dari Ukraina senilai beberapa miliar euro untuk mendukung pertahanan udara, termasuk sistem Patriot yang canggih, dan mengatakan negara-negara anggota sedang mempertimbangkan permintaan tersebut.

    Pernyataan mereka muncul setelah Jerman pada hari Selasa menyalahkan Rusia atas upaya serangan drone di Bandara Leipzig bulan lalu. Menteri Dalam Negeri Alexander Dobrindt mengatakan para penyelidik menemukan bahwa rencana tersebut disusun oleh badan intelijen Rusia dan dilaksanakan oleh pelaku lapangan tingkat rendah.

    Bandara Leipzig merupakan pusat kargo utama dan titik logistik penting untuk angkutan militer, termasuk penerbangan pesawat Antonov milik Ukraina.

    Rusia telah membantah tuduhan mengenai pembunuhan, sabotase, penerobosan wilayah udara oleh drone, dan kegiatan mata-mata di negara-negara sekutu Ukraina, serta menuduh pemerintah Barat memicu "paranoia anti-Rusia."

    (ahm)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Berita Terkait

      Rekomendasi

      Infografis

      India Gunakan S-400...

      India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan

      Terpopuler

      1

      2

      3

      4

      5

      Berita Terkini

      Militer Iran Serang...

      Uji Rudal Antarbenua...

      Balas Dendam Berlanjut,...

      Menlu Rubio Remehkan...

      Israel Ingin Usir Paksa...

      Negara NATO Sita Kapal...

      Komentar
      Additional JS