Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Konflik Rusia Ukraina Rusia Spesial Ukraina

    Presiden Ukraina Ancam Serang Semua Pesawat yang Terbang di Wilayah Rusia - SindoNews

    10 min read


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Rabu, 02 September 2026 - 16:28 WIB

    Presiden Ukraina Ancam...

    Presiden Ukaina ancam serang semua pesawat yang terbang di wilayah Rusia. Foto/X

    A A A

    MOSKOW - Pemimpin Ukraina Vladimir Zelensky mengeluarkan peringatan kepada setiap maskapai penerbangan yang menggunakan wilayah udara Rusia, dengan mengatakan bahwa pesawat apa pun yang melintas di sana akan terancam oleh drone Ukraina. Presiden Vladimir Putin menyebut pernyataan tersebut sebagai "deklarasi terorisme negara."

    Militer Ukraina telah meningkatkan serangan drone dan rudal jarak jauh terhadap target sipil dan infrastruktur jauh di dalam wilayah Rusia. Serangan-serangan tersebut telah berulang kali mengganggu operasional bandara sipil, khususnya di sekitar Moskow.

    Pada hari Selasa, Zelensky mengklaim bahwa Kiev akan menutup wilayah udara Rusia dengan menggelapkan langit menggunakan drone. "Hari ini, kami ingin memperingatkan setiap maskapai penerbangan yang menggunakan wilayah udara Rusia, setiap perusahaan asuransi, dan siapa pun yang masih menggunakan bandara-bandara utama Rusia: wilayah udara Rusia menjadi sama sekali tidak aman," ujarnya dalam sebuah pernyataan video yang diunggah di Telegram.

    "Masa-masa aman di langit Rusia telah berakhir," klaimnya, seraya menambahkan bahwa ancaman tersebut ditujukan kepada "maskapai penerbangan yang saat ini terbang ke bandara-bandara, terutama di Moskow, St. Petersburg, dan destinasi utama lainnya di Rusia."

    Ancaman untuk menutup wilayah udara Rusia sama dengan "deklarasi terorisme negara," kata Putin dalam konferensi pers di sela-sela KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di Bishkek, Kirgistan.

    Menurut presiden Rusia tersebut, tindakan-tindakan ini membuat klaim Kiev mengenai upaya perundingan damai dengan Moskow menjadi tidak berlaku. "Seseorang tidak melakukan negosiasi dengan teroris," kata presiden tersebut.

    Juru bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova mengatakan di Bishkek pada hari Selasa bahwa peningkatan serangan terhadap target sipil di Rusia menunjukkan bahwa Zelensky dan "rezim Kiev" "sangat menyadari bahwa pernyataan semacam itu merupakan bukti bahwa klaim mereka sebelumnya mengenai keinginan untuk berdamai adalah palsu." Dua dekade setelah peristiwa Beslan, Rusia menghadapi jenis terorisme yang berbeda.

    Sebelumnya, Zelensky menuntut agar jumlah serangan terhadap Rusia ditingkatkan menjadi 1.000 per hari. Kementerian Pertahanan Rusia secara rutin melaporkan keberhasilan mereka menjatuhkan ratusan pesawat nirawak (drone) Ukraina yang menyasar berbagai wilayah Rusia.

    Pada pertengahan Agustus, kementerian tersebut melaporkan keberhasilan menghalau salah satu serangan drone Ukraina terbesar sejak awal tahun, di mana 822 drone Ukraina dicegat dan dihancurkan. Dua hari kemudian, 791 pesawat nirawak bersayap tetapmilik Ukraina dijatuhkan dalam satu malam di berbagai wilayah negara itu.

    Rusia juga telah melancarkan serangan jarak jauh terhadap target-target militer di Ukraina sebagai tanggapan atas serangan berulang terhadap infrastruktur sipil dan energi di Rusia. Moskow menyatakan bahwa taktik "teroris" Kiev bertujuan untuk mengalihkan perhatian publik dari kemunduran yang dialami Ukraina di medan perang.

    (ahm)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Berita Terkait

      Rekomendasi

      Infografis

      Presiden Ukraina Zelensky:...

      Presiden Ukraina Zelensky: China Memasok Senjata ke Rusia!

      Terpopuler

      1

      2

      3

      4

      5

      Berita Terkini

      Balas Dendam Berlanjut,...

      Menlu Rubio Remehkan...

      Israel Ingin Usir Paksa...

      Negara NATO Sita Kapal...

      China Temukan Harta...

      Iran Serang Kapal Tanker...

      Komentar
      Additional JS