Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Arab Saudi Berita Drone Featured Iran Konflik Timur Tengah Spesial

    Iran Bantah Serangan Drone Hantam Pipa Minyak Saudi, Tuduhan Trump Disebut Kebohongan Belaka - Tribunnews

    5 min read

     

    Ringkasan Berita:
    • Kelompok Perlawanan Islam di Irak membantah terlibat dalam serangan drone terhadap pipa minyak Arab Saudi.
    • Iran kembali menolak tudingan keterlibatan, termasuk tuduhan berperan dalam eskalasi konflik Yaman. Teheran menyebut tindakan Houthi sebagai respons terhadap perang dan blokade.
    • Penyelidikan Irak menjadi kunci untuk mengungkap pelaku dan lokasi peluncuran drone. Hasilnya berpotensi memengaruhi ketegangan geopolitik serta keamanan energi di Timur Tengah.

    TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Iran membantah keterlibatannya dalam serangan pesawat tak berawak atau drone terhadap jalur pipa minyak Arab Saudi.

    Hal itu diungkap langsung oleh Kementerian Luar Negeri Iran setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa Iran kemungkinan berada di balik serangan drone terhadap fasilitas minyak Arab Saudi.

    Dalam keterangan resminya Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei menyebut tuduhan yang mengaitkan Teheran dengan serangan tersebut sebagai “kebohongan belaka”.

    Ia juga mendesak negara-negara di kawasan untuk tidak langsung menyalahkan Iran tanpa terlebih dahulu mengungkap fakta mengenai pihak yang berada di balik serangan.

    Ia meminta pemerintah negara-negara terkait untuk mengakui fakta dan tidak sekadar mengulangi tuduhan terhadap Teheran.

    Drone dari Irak Serang Pipa Minyak Arab Saudi

    Sebelumnya, Arab Saudi melaporkan sejumlah drone yang diluncurkan dari wilayah Irak menyerang jalur pipa minyak East-West Pipeline.

    Serangan tersebut dilaporkan terjadi pada Jumat (11/9/2026), menyasar pipa yang berada di wilayah Riyadh serta Madinah.

    Mengutip dari Shafaq, Jalur pipa East-West Pipeline merupakan salah satu infrastruktur penting bagi Arab Saudi karena digunakan untuk mengangkut minyak dari wilayah timur menuju kawasan barat negara tersebut.

    Baca juga: Jatuh Tanpa Parasut, Sembunyi 2 Hari: Operasi Rahasia AS Menyelamatkan Pilot di Iran

    Serangan terhadap jalur energi strategis dapat menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan pasokan minyak, terutama ketika kawasan Timur Tengah sedang menghadapi ketegangan militer dan geopolitik.

    Meski fasilitas tersebut diserang, Arab Saudi memilih untuk tidak langsung melakukan serangan balasan.

    Riyadh justru menyatakan akan mendukung langkah pemerintah Irak untuk menyelidiki asal-usul serangan dan pihak yang bertanggung jawab.

    Langkah tersebut menjadi penting karena drone disebut diluncurkan dari wilayah Irak.

    Penyelidikan diperlukan untuk memastikan apakah serangan benar-benar dilakukan oleh kelompok yang berada di Irak dan apakah terdapat keterlibatan pihak asing.

    Iran Bantah Terlibat Konflik Yaman

    Lebih lanjut, selain membantah keterlibatan dalam serangan terhadap pipa minyak Arab Saudi, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, juga menolak tuduhan bahwa Teheran berperan langsung dalam eskalasi konflik di Yaman.

    Menurut Baqaei, sejumlah negara justru memanfaatkan perkembangan konflik di Yaman untuk meningkatkan tekanan terhadap Iran.

    Teheran juga menggambarkan tindakan kelompok Houthi sebagai respons terhadap perang dan blokade yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

    Pernyataan tersebut menjadi bagian dari upaya Iran untuk menegaskan bahwa pemerintah Teheran tidak dapat secara otomatis dikaitkan dengan setiap aksi militer yang dilakukan kelompok bersenjata di kawasan.

    Meski Iran memiliki hubungan politik dan ideologis dengan sejumlah kelompok di Timur Tengah, Teheran tetap membantah berada di balik berbagai serangan yang dilakukan kelompok-kelompok tersebut.

    Persoalan ini menjadi semakin sensitif karena konflik Yaman tidak hanya berdampak terhadap keamanan negara-negara di kawasan, tetapi juga dapat mengganggu jalur perdagangan dan energi internasional.

    Serangan terhadap infrastruktur minyak Arab Saudi, misalnya, berpotensi menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan pasokan energi sekaligus memperbesar ketegangan antara negara-negara yang terlibat dalam konflik regional.

    Bagi Iran, penolakan terhadap tuduhan keterlibatan dalam serangan drone menjadi bagian dari upaya membantah tudingan bahwa Teheran berada di balik serangkaian serangan yang menargetkan kepentingan Arab Saudi.

    (Tribunnews.com / Namira)

    Komentar
    Additional JS