Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Amerika Serikat Berita Featured Iran Konflik Timur Tengah Spesial

    AS Harus Terima 4 Kenyataan Akibat Perang Iran, dari Reputasi Rusak hingga Harus Akui Kekalahan - Sindonews

    11 min read

     


    Log in Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia Indeks HI-LITE More SINDOscope More MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel Live TV RCTI GTV MNCTV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin


    Senin, 14 September 2026 - 03:03 WIB

    AS Harus Terima 4 Kenyataan...

    AS harus terima banyak kenyataan buruk akibat perang Iran. Foto/X

    A A A

    TEHERAN - Mohamad Elmasry, seorang profesor di Doha Institute for Graduate Studies, menyatakan bahwa reputasi kekuatan militer AS telah mengalami kerusakan parah di mata internasional menyusul serangan terhadap Iran pada bulan Februari.

    AS Harus Terima 4 Kenyataan Akibat Perang Iran, dari Reputasi Rusak hingga Harus Akui Kekalahan

    1. Reputasi AS Sudah Rusak

    "Reputasi AS telah rusak secara permanen selama perang ini; tidak ada keraguan mengenai hal itu," ujar Elmasry kepada Al Jazeera.

    Trump Yakin Namanya...

    Meskipun Trump mengklaim bahwa kapal-kapal tanker minyak melintasi Selat Hormuz dengan frekuensi yang lebih tinggi, "pada akhirnya, data pelacakan mengungkap fakta yang sebenarnya, dan hanya sedikit kapal yang berhasil melintas," catatnya.

    2. Tak Bisa Kalahkan Iran

    "Walaupun AS telah mengerahkan kekuatan penuh untuk mendukung upaya pelintasan malam hari secara diam-diam ini, mereka tidak mampu memulihkan lalu lintas pelayaran hingga mendekati tingkat normal," kata Elmasry.

    "Pada titik tertentu, situasi akan mencapai tahap kritis yang menuntut pengambilan keputusan tegas. Entah Iran akan mengalah pada tuntutan Amerika—yang menurut saya sangat kecil kemungkinannya—atau Amerika Serikat harus menerima kenyataan baru di lapangan ini."

    3. Iran Tak Mungkin Melepaskan Selat Hormuz

    Alan Eyre, mantan diplomat AS sekaligus peneliti di Middle East Institute, mengatakan bahwa Iran kecil kemungkinannya akan melepas kendali atas Selat Hormuz karena Teheran semakin memandang jalur perairan tersebut sebagai sumber utama pencegahan strategisnya.

    Eyre mengatakan kepada Al Jazeera bahwa prioritas utama kepemimpinan Iran adalah mencegah serangan di masa depan oleh AS dan Israel.

    "Mereka memandang kendali atas selat tersebut sebagai satu-satunya cara untuk mewujudkannya," ujarnya. "Itu bukanlah aset tawar-menawar yang akan mereka lepaskan begitu saja."

    4. Ekonomi Global Memburuk

    Oleh karena itu, menurutnya, Washington dan negara-negara Teluk mungkin harus menerima kendali Iran atas selat tersebut—"setidaknya sebagai kenyataan jangka pendek"—jika mereka ingin membatasi dampak buruk terhadap ekonomi global.

    Ia menambahkan bahwa upaya diplomasi telah semakin beralih dari Washington ke negara-negara Teluk dan Irak, seraya menyebut bahwa AS "tidak mau dan tidak mampu" menjalankan diplomasi yang diperlukan.

    (ahm)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Berita Terkait

      Rekomendasi

      Infografis

      4 Pemicu PM Inggris...

      4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji

      Terpopuler

      1

      2

      3

      4

      5

      Berita Terkini

      Media Zionis: Pangeran...

      Festival Indonesia Pikat...

      Prancis Menyesal Samakan...

      Iran: AS Serang Kapal...

      Unit 4000 IRGC Iran...

      Pakar Ini Yakin Iran...

      Komentar
      Additional JS