Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Amerika Serikat Berita Featured Israel Konflik Timur Tengah Spesial

    Mengejutkan, Jenderal AS Mulai Angkat Tangan dalam Lindungi Israel karena Krisis Sumber Daya Militer - SindoNews

    11 min read

     

    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Minggu, 02 Agustus 2026 - 07:32 WIB


    Jenderal tertinggi yang pimpin pasukan AS di Eropa peringatkan Pentagon bahwa pihaknya tak miliki cukup sumber daya militer untuk terus melindungi Israel. Foto/X @CENTCOM

    A A A

    WASHINGTON - Jenderal tertinggi yang mengawasi pasukan Amerika Serikat (AS) di Eropa telah memperingatkan Pentagon bahwa pihaknya tidak memiliki cukup sumber daya militer untuk terus melindungi Israel dari rudal balistik musuh yang datang.

    Jenderal Alexus Grynkewich, komandan Komando Eropa AS, menulis surat kepada para pejabat militer senior di Pentagon bahwa kecuali kapal perusak Angkatan Laut lainnya dikerahkan, pihaknya harus memilih antara membela tanah air atau Israel. Surat itu diungkap The Washington Post, yang diterbitkan pada hari Sabtu (1/8/2026).

    Baca Juga: AS dan Israel Siapkan Pengeboman Besar-besaran terhadap Infrastruktur Energi Iran

    Menurut laporan surat kabar tersebut, AS saat ini memiliki lima kapal perusak yang berbasis di pelabuhan Spanyol untuk dikerahkan ke Laut Mediterania timur untuk membantu membela Israel. Kapal keenam diperkirakan akan ditambahkan akhir tahun ini.

    Namun, lima bulan setelah perang Presiden Donald Trump terhadap Iran, pertempuran yang sedang berlangsung telah membebani aset militer, membutuhkan lebih banyak perawatan untuk kapal perusak selain penggunaan rudal.

    Sejak runtuhnya gencatan senjata AS-Iran pada awal Juli, Amerika telah memberlakukan kembali blokade Angkatan Laut di pelabuhan Iran, yang semakin memperketat kapasitas Angkatan Laut AS.

    Beberapa kapal, termasuk kapal induk dan setidaknya 11 kapal perusak, telah dikerahkan lebih dekat ke Iran untuk membantu blokade dan juga memastikan jalur aman kapal melalui Selat Hormuz.

    Kapal perusak yang digunakan di Laut Mediterania untuk membela Israel telah dikerahkan untuk melakukan hal itu selama beberapa tahun. Kapal-kapal tersebut dipersenjatai dengan berbagai rudal dan sistem radar untuk melacak dan menjatuhkan ancaman yang datang—baik dari Iran maupun dari Houthi yang didukung Iran di Yaman.

    Pada hari Jumat, dua kapal perusak berada di Laut Mediterania sementara tiga lainnya berada di pelabuhan di Spanyol, kata seorang pejabat AS kepada The Washington Post.

    Pertempuran yang terjadi secara sporadis antara AS dan musuh telah memakan korban di militer AS selama berbulan-bulan.

    Pada bulan Mei, The Washington Post melaporkan bahwa penilaian Departemen Perang menemukan bahwa AS telah menghabiskan lebih banyak pencegat pertahanan rudal canggihnya saat membela Israel daripada yang dilakukan pasukan Israel.

    Tidak hanya aset militer yang berkurang, tetapi setidaknya 18 anggota militer telah tewas, memicu kemarahan domestik tentang perang Trump terhadap Iran.

    Perang ini sebagian besar tidak populer dan semakin tidak disukai, bahkan oleh anggota gerakan Make America Great Again (MAGA) yang selama ini mendukung Trump, karena menyebabkan kenaikan harga sehari-hari bagi warga Amerika karena masalah transportasi di Selat Hormuz.

    Bahkan anggota Kongres tampaknya sudah bosan dengan AS yang menghabiskan sumber dayanya untuk perang Iran—dan khususnya untuk membela Israel.

    Pada pertengahan Juli, hampir setengah dari anggota Kongres dari Partai Demokrat memilih untuk menghapus miliaran dolar bantuan kepada Israel. Meskipun langkah tersebut akhirnya gagal, jumlah anggota Partai Demokrat menunjukkan bahwa para anggota Kongres kurang antusias untuk mendukung sekutu lama AS.

    (mas)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Berita Terkait

      Rekomendasi

      Infografis

      5 Kekejaman Pasukan...

      5 Kekejaman Pasukan Militer AS yang Tercatat dalam Sejarah

      Terpopuler

      1

      2

      3

      4

      5

      Berita Terkini

      Eropa Dilanda Kekeringan,...

      Trump Batal Serang Iran...

      2 Helikopter Tabrakan...

      Trump Ramal AS Caplok...

      Media Iran Olok-olok...

      4 Fakta Nirmal Purja,...

      Komentar
      Additional JS