Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Hamas Konflik Timur Tengah Palestina Spesial

    Hamas Akui Berikan Konsesi Demi Rakyat Palestina - SindoNews

    10 min read

     

    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.

    Jum'at, 31 Juli 2026 - 19:30 WIB


    Pejuang Hamas berada di Jalur Gaza. Foto/mehr

    A A A

    JALUR GAZA - Pejabat Hamas, Ghazi Hamad, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa kelompok tersebut “memberikan konsesi demi rakyat Palestina”. Pernyataan itu muncul setelah Hamas mengumumkan bersedia melucuti senjata sesuai kesepakatan damai Gaza.

    “Tujuan utama kami adalah untuk melindungi rakyat kami di Jalur Gaza dari tindakan permusuhan dan rencana kriminal yang terus dilakukan oleh pendudukan Israel,” katanya.

    Ghazi Hamad mengatakan perjanjian Gaza adalah “paket komprehensif” yang melampaui perlucutan senjata.

    Perjanjian tersebut mencakup penghentian serangan militer Israel, penarikan penuh pasukan dari Jalur Gaza, pengerahan Komite Nasional dan pasukan internasional serta rekonstruksi, katanya kepada Al Jazeera.

    Mengenai masalah senjata berat, Hamad mengatakan kelompok tersebut berbicara “dengan jelas dan tegas” tentang niatnya untuk menyimpan persenjataannya di bawah tanggung jawab dan pengawasan Komite Nasional.

    “Ini bergantung pada pemenuhan sejumlah komitmen oleh Israel, khususnya pelaksanaan penuh fase pertama, dimulainya penarikan bertahap dari Jalur Gaza, masuknya Komite Nasional, pengerahan pasukan internasional, dan pembubaran geng bersenjata,” tambahnya.

    Hamas tidak akan menarik diri dari arena politik tetapi “tetap menjadi bagian integral dari tatanan nasional Palestina,” kata Ghazi Hamad kepada Al Jazeera.

    Dia menambahkan kesepakatan itu dicapai “dalam keadaan luar biasa, sulit, dan berat.”

    Kelompok itu akan “terus memikul tanggung jawab dan tugas nasionalnya dalam mengejar hak-hak sah rakyat Palestina,” tambah pejabat Hamas itu.

    Sementara itu, militer Israel terus melakukan pembunuhan di Jalur Gaza. Yang terbaru, Israel mengeluarkan pernyataan yang mengklaim telah membunuh komandan Brigade Mujahidin Ahmed Hussein Mohammed Kafina dalam serangan di lokasi yang tidak ditentukan di bagian selatan Jalur Gaza.

    Militer Israel mengklaim Kafina ikut serta dalam penyerangan 7 Oktober 2023, melakukan penculikan Noa Argamani dan Avinatan Or, serta mengarahkan penculikan Sudthisak Rinthalak.

    Baca juga: Iran Gempur Habis-habisan Pangkalan AS di Kuwait dalam Gelombang Serangan Balasan ke-27

    (sya)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Berita Terkait

      Rekomendasi

      Infografis

      10 Alasan Revolusi Prancis...

      10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan

      Terpopuler

      1

      2

      3

      4

      5

      Berita Terkini

      Kuasai Laut Merah, Houthi...

      Pemilu di Negeri Sembilan...

      Zionis Rayakan Invasi...

      Rudal Pencegat Patriot...

      Jet Siluman F-35B Senilai...

      Iran Siapkan Rencana...

      Komentar
      Additional JS