AS Ungkap Berkas-Berkas Soal UFO, Segitiga Hitam Raksasa Muncul di Dekat Pangkalan Militer - Tribunnews
seorang mantan pilot militer AS memberi kesaksian mengenai objek berbentuk segitiga dengan ukuran yang diperkirakan lebih dari 150 meter.
Tayang:
Tribunnews.com/HO/Foto: Departemen Pertahanan AS
SEGITIGA HITAM - Gambar hasil rekonstruksi ini mengilustrasikan objek terbang berbentuk segitiga hitam yang terlihat di Colorado pada tahun 2023.
Sedikitnya enam video disebut merekam peristiwa yang sama di Teluk Oman pada September 2021, ketika pasukan khusus AS melakukan latihan tembak langsung menggunakan pesawat serang AC-130J.
Menurut laporan tersebut, personel di dalam pesawat mencatat 25 kejadian UAP. Objek-objek itu digambarkan berbentuk bola, terbang pada ketinggian rendah, dan bergerak dengan kecepatan yang diperkirakan mencapai 400 hingga 2.000 kilometer per jam.
Laporan juga menyebut objek tersebut tampak bereaksi ketika pesawat menembakkan meriam utamanya.
Namun, sebagaimana laporan UAP lainnya, dokumentasi tersebut belum memberikan penjelasan definitif mengenai identitas maupun teknologi di balik objek yang diamati.
Kasus lain terjadi di wilayah barat Amerika Serikat. Seorang agen khusus pemerintah mengaku mendeteksi frekuensi radio yang tidak biasa sebelum mengarahkan sensor inframerah ke sumber sinyal.
Ia kemudian melihat dua objek hitam yang bergerak dengan kecepatan relatif sama. Pengamatan berlangsung sekitar lima hingga 10 menit sebelum kedua objek menghilang dari pandangan.
Rilis Dokumen Berlangsung Bertahap
Dokumen terbaru tersebut juga mencakup catatan yang jauh lebih lama.
Satu di antaranya merupakan memorandum tahun 1953 dari Pusat Analisis Citra Angkatan Laut AS yang disertai rekaman dari Montana pada 1950 dan Utah pada 1952.
Dalam salah satu catatan, objek yang diamati disebut tampak membesar seiring meningkatnya tingkat kecerahan.
Analisis pada masa itu menyatakan karakteristik objek tidak sesuai dengan fenomena alam yang diketahui.
Rilis terbaru merupakan gelombang kelima dokumen UAP yang dideklasifikasi pemerintah AS setelah Presiden Donald Trump pada Januari 2026 menandatangani perintah eksekutif terkait pembukaan arsip UFO.
Kebijakan tersebut mendorong lembaga pemerintah dan militer AS untuk meningkatkan transparansi mengenai laporan fenomena udara yang belum teridentifikasi.
Perhatian terhadap UAP juga meningkat di tingkat politik Amerika Serikat. Pada 2022, Kongres AS menggelar sidang mengenai UFO untuk pertama kalinya dalam sekitar lima dekade.
Pembukaan arsip tersebut menunjukkan bahwa pemerintah AS memiliki catatan panjang mengenai fenomena udara yang belum dapat dijelaskan.
Namun, sejauh ini, keberadaan dokumen, foto, video, dan kesaksian tersebut belum menjadi bukti bahwa objek-objek yang diamati merupakan teknologi extraterestrial.
Bagi Pentagon, persoalan UAP juga memiliki dimensi keamanan nasional.
Objek yang tidak segera dapat diidentifikasi di sekitar pangkalan atau wilayah operasi militer perlu diketahui asal-usulnya untuk menentukan apakah merupakan fenomena alam, kesalahan persepsi, teknologi militer, drone, atau sesuatu yang masih belum dapat dijelaskan.