Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Amerika Serikat Berita Featured Iran Israel Konflik Timur Tengah Spesial

    AS dan Israel Pertimbangkan Blokade Darat terhadap Iran - SindoNews

    10 min read

     

    Log in Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia Indeks HI-LITE More SINDOscope More MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel Live TV RCTI GTV MNCTV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin

    Sabtu, 01 Agustus 2026 - 10:44 WIB

    L

    Warga melihat rudal yang dipamerkan di Teheran, Iran. Foto/anadolu

    A A A

    WASHINGTON - Pemberlakuan blokade darat terhadap Iran adalah salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan oleh Amerika Serikat dan Israel. Kemungkinan tersebut diungkapkan selama pertemuan Presiden Donald Trump dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Ruang Oval pekan ini, menurut laporan media.

    “Pemberlakuan blokade darat adalah salah satu dari beberapa opsi yang sedang dipertimbangkan untuk meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Republik Islam Iran dan memaksanya kembali ke meja perundingan,” ungkap laporan itu.

    Agar rencana tersebut berhasil, tekanan perlu diberikan kepada negara-negara tetangga dan mitra regional Iran, kata laporan itu.

    Laporan itu menambahkan negara-negara di Timur Tengah kemungkinan akan diminta untuk menutup perbatasan guna menghambat arus barang masuk dan keluar Iran.

    Namun, Amerika Serikat menyadari negara-negara seperti Pakistan dan Irak mungkin tidak bersedia seperti negara lain untuk bergabung dalam inisiatif tersebut.

    Selain itu, jika ada negara tetangga Iran yang setuju untuk mengikuti arahan Washington dalam hal ini, mereka akan menghadapi konsekuensi mereka sendiri, termasuk konsekuensi ekonomi dan keamanan karena Teheran mungkin memutuskan untuk membalas, catat laporan tersebut.

    Pada malam tanggal 18 Juni, Teheran dan Washington menandatangani memorandum yang menjamin berakhirnya konflik yang dimulai pada 28 Februari.

    Namun, sejak 8 Juli, pasukan AS telah melakukan beberapa serangan terhadap Iran. Komando Pusat AS mengklaim serangan tersebut sebagai tanggapan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.

    Pasukan Iran membalas dengan serangan terhadap pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah.

    Presiden AS Donald Trump lebih lanjut mengatakan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran tidak lagi berlaku.

    Baca juga: Israel Tak akan Campur Tangan dalam Perlucutan Senjata Hamas

    (sya)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Berita Terkait

      Rekomendasi

      Infografis

      Bagher Ghalibaf, Negosiator...

      Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS

      Terpopuler

      1

      2

      3

      4

      5

      Berita Terkini

      Pemilu di Negeri Sembilan...

      Zionis Rayakan Invasi...

      Rudal Pencegat Patriot...

      Jet Siluman F-35B Senilai...

      Iran Siapkan Rencana...

      Houthi Klaim Paksa 8...

      Komentar
      Additional JS