Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Amerika Serikat Berita Featured Iran Israel Konflik Timur Tengah Spesial

    Pakar Militer Israel Akui Iran Berperang Melawan AS seperti Negara Adidaya Modern, Ini 4 Alasannya - SindoNews

    11 min read


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Minggu, 19 Juli 2026 - 20:40 WIB

    Iran berperang melawan AS seperti negara adidaya modern. Foto/X

    A A A

    WASHINGTON - Seorang penulis dan analis politik Israel Alon Mizrahi yang berbasis di Inggris menggambarkan serangan balasan Iran terhadap Amerika Serikat sebagai sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah, dengan mengatakan bahwa Washington menghadapi "tentara sungguhan" untuk pertama kalinya dan mengakui ketepatan militer dan efektivitas operasional Republik Islam.

    Pakar Militer Israel Akui Iran Berperang Melawan AS seperti Negara Adidaya Modern, Ini 4 Alasannya

    1. Iran Melakukan Serangan dengan Efisien dan Tepat Sasaran

    Dalam sebuah unggahan yang dipublikasikan di akun X-nya pada hari Sabtu, Alon Mizrahi mencatat bahwa tidak ada kekuatan militer dalam sejarah yang pernah melakukan serangan yang begitu tepat dan efektif terhadap pasukan Amerika.

    "Tidak ada militer dalam sejarah yang pernah menyerang pasukan AS dengan efisiensi dan ketepatan seperti angkatan bersenjata Iran," tulisnya.

    2. AS Tak Memiliki Pengalaman dalam Perang Berlarut

    Mizrahi melanjutkan dengan mengatakan bahwa AS memiliki sedikit pengalaman menghadapi kekuatan militer konvensional yang mampu melakukan operasi berkelanjutan.

    “Amerika bahkan tidak tahu apa artinya menghadapi militer yang sesungguhnya, dan mereka sedang dihancurkan,” katanya.

    3. Iran Mengombinasikan Kemampuan Militer dan Komitmen Ideologis

    Analis tersebut juga memuji strategi militer Iran, menggambarkannya sebagai kombinasi kemampuan militer canggih dengan komitmen ideologis.

    “Iran berperang seperti negara adidaya modern dengan semangat militer Islam asli yang suci,” katanya, menambahkan bahwa “mereka masih hanya menggunakan sebagian kecil dari kemampuan mereka.”

    4. Perang Iran AS Jadi Pertempuran Paling Epik

    Mizrahi lebih lanjut menggambarkan perang tersebut sebagai salah satu konfrontasi militer paling signifikan dalam sejarah modern, dengan mengatakan, “Kita menyaksikan pertempuran terbesar dan paling epik sejak Tentara Merah mengalahkan Nazi dalam Perang Dunia II.”

    Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melancarkan serangan mendadak terhadap Pusat Komando Operasi Khusus Amerika Serikat di wilayah al-Tanf, Suriah, sebagai balasan atas serangan teroris Amerika terhadap asrama garnisun militer.

    Pernyataan ini muncul di tengah pertukaran serangan yang terus berlanjut antara Iran dan Amerika Serikat, dengan ketegangan yang tetap tinggi di seluruh wilayah tersebut.

    Selama beberapa hari terakhir, militer AS telah melakukan gelombang serangan mematikan terhadap Iran dan memberlakukan kembali blokade pelabuhan Iran yang secara terang-terangan melanggar kesepakatan untuk mengakhiri perang.

    Sebagai tanggapan, angkatan bersenjata Iran telah melancarkan serangan balasan besar-besaran terhadap target strategis Amerika di beberapa negara sekutu AS di kawasan tersebut, menyatakan Selat Hormuz ditutup "sampai pemberitahuan lebih lanjut" dan setidaknya sampai "berakhirnya campur tangan AS di kawasan tersebut."

    Amerika Serikat telah melakukan berbagai pelanggaran terhadap wilayah Iran sejak 7 April, ketika Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata sepihak dalam babak terbaru agresi Amerika-Israel yang menargetkan Republik Islam Iran.

    Pelanggaran tersebut berlanjut bahkan setelah Washington dan Teheran menandatangani nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan bulan lalu, yang klausul pertamanya dengan jelas mewajibkan penghentian agresi di semua lini.

    (ahm)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Berita Terkait

      Rekomendasi

      Infografis

      7 Alasan Dunia Tak Menghukum...

      7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran

      Terpopuler

      1

      2

      3

      4

      5

      Berita Terkini

      Presiden Zelensky Pecat...

      Trump akan Bicara dengan...

      Menlu Rubio Ungkap AS...

      RUU Integrasi Militer...

      Trump Setujui Kesepakatan...

      Trump Ingin Terus Serang...

      Komentar
      Additional JS