Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Garda Revolusi Iran Konflik Timur Tengah Spesial

    Garda Revolusi Iran Serang Lokasi Militer Amerika Serikat di Teluk - PDIp

    7 min read

     

     Reads


    Gisella MikhaylaAuthor


    Iran pada Sabtu (27/6) menyerang lokasi-lokasi milik AS di kawasan Teluk sebagai balasan atas serangan yang dilakukan Negeri Paman Sam tersebut. (ATTA KENARE / AFP).

    Smallest Font

    Largest Font

    Korps Garda Revolusi Iran meluncurkan serangan balasan yang menyasar sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk pada Sabtu (27/6) demi merespons aksi penggempuran yang sebelumnya dilakukan oleh pihak Washington.

    "Jika agresi tersebut terulang, tanggapan kami akan lebih luas daripada ini," ujar pihak Garda Revolusi, sebagaimana dikutip dari AFP.

    Aksi saling serang ini dipicu oleh operasi militer Komando Pusat Militer (CENTCOM) Amerika Serikat pada Jumat yang membombardir wilayah Iran. CENTCOM menyatakan bahwa langkah tersebut diambil sebagai reaksi atas serangan yang menargetkan kapal dagang saat melintasi Selat Hormuz.

    "Sebuah pesawat AS menyerang lokasi penyimpanan rudal dan drone Iran, serta fasilitas radar di pesisir pantai," ujar CENTCOM, melansir Anadolu.

    Seorang pejabat senior Amerika Serikat kemudian memperjelas situasi dengan memaparkan bahwa sebanyak enam pesawat tempur dikerahkan untuk menghantam empat target di sepanjang pesisir pantai Iran yang berbatasan dengan Pulau Qeshm dan Selat Hormuz.

    Presiden AS Donald Trump mengungkapkan pihak Teheran mengarahkan minimal empat pesawat tanpa awak untuk menyerang kapal-kapal di Selat Hormuz, di mana militer negaranya berhasil melumpuhkan tiga unit drone.

    "pelanggaran bodoh" tulis Donald Trump dalam akun media sosial miliknya, Truth Social, saat menggambarkan serangan tersebut terhadap kesepakatan gencatan senjata.

    Wakil Presiden AS JD Vance turut merespons ketegangan ini dengan melayangkan ancaman bahwa setiap bentuk kekerasan dari Iran akan mendapatkan balasan serupa.

    "Iran telah menandatangani perjanjian gencatan senjata. Kami telah menghormatinya. Jika mereka telah memiliki perbedaan pendapat tentang bagaimana nota kesepahaman (MoU) diterapkan, mereka dapat menghubungi kami melalui telepon," tulis Vande dalam unggahan media sosialnya.

    Sebelum rentetan konflik ini meluas, Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) melaporkan sebuah proyektil tak dikenal telah menghantam sebuah kapal kargo di lepas Pantai Oman pada Kamis (25/6) hingga merusak bagian anjungan kapal tanpa menimbulkan korban jiwa.

    Editors Team

    Daisy Floren

    Daisy Floren

    • Like

      0

      Like

    • Dislike

      0

      Dislike

    • Funny

      0

      Funny

    • Angry

      0

      Angry

    • Sad

      0

      Sad

    • Wow

      0

      Wow

    Komentar
    Additional JS