Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Selat Hormuz Spesial

    Selat Hormuz Memanas, Kapal Tanker Minyak Mulai Bergerak - Beritasatu

    3 min read

     

    Selat Hormuz Memanas, Kapal Tanker Minyak Mulai Bergerak


    Selat Hormuz (Reuters/Kim Soo-hyeon)

    Teheran, Beritasatu.com - Sebuah kapal tanker super berbendera Korea Selatan dilaporkan mencoba melintasi Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah. Jika berhasil, pelayaran tersebut akan menjadi penyeberangan pertama kapal tanker super asal Asia Timur melalui jalur strategis itu dalam beberapa waktu terakhir.

    Kapal tanker bernama Universal Winner diketahui mengangkut minyak mentah dari Kuwait. Berdasarkan data pelacakan,  kapal tersebut terdeteksi berada di jalur perairan selatan Pulau Larak, Iran, yang termasuk rute transit resmi yang disetujui Teheran untuk melintasi Selat Hormuz.

    Kapal tanker berukuran sangat besar itu dimiliki oleh HMM Co berbasis di Seoul. Kapal tersebut memberi sinyal tujuan akhir menuju Ulsan, Korea Selatan.

    Perjalanan Universal Winner menjadi sorotan karena sebelumnya kapal pengangkut barang milik perusahaan yang sama dilaporkan mengalami serangan di kawasan Selat Hormuz pada awal bulan ini. Hingga kini, HMM Co belum memberikan tanggapan terkait permintaan komentar yang dikirim melalui surat elektronik, Rabu (20/5/2026).

    Selain kapal Korea Selatan, dua kapal tanker super asal Tiongkok juga dilaporkan mencoba melintasi jalur serupa pada Rabu. Namun, belum dapat dipastikan apakah kedua kapal tersebut berhasil keluar dari Selat Hormuz dengan aman.

    Salah satu kapal, Ocean Lily mengangkut minyak mentah dari Qatar dan Irak dengan tujuan pelabuhan Quanzhou, Tiongkok. Kapal tersebut berhenti menyiarkan lokasi.

    Sementara itu, kapal Yuan Gui Yang yang membawa minyak Irak dan menuju Shuidong, Tiongkok selatan, dilaporkan berhenti di lokasi yang sama selama beberapa jam.

    Apabila ketiga kapal tanker tersebut berhasil keluar dari Selat Hormuz dalam beberapa jam ke depan, kondisi itu akan menandai meningkatnya arus distribusi minyak mentah melalui jalur tersebut. Situasi ini juga berpotensi menjadi salah satu lalu lintas kapal tanker terbesar sejak perang di Timur Tengah pecah pada akhir Februari lalu.

    Ocean Lily berbendera Hong Kong diketahui dimiliki oleh Able Best Development Ltd. yang memiliki keterkaitan alamat dan kontak dengan Sinochem Shipping Co Hainan, anak usaha konglomerasi energi milik negara Tiongkok, Sinochem Corporation.

    Sementara itu, Yuan Gui Yang dimiliki dan dioperasikan oleh Cosco Shipping Energy Transportation, unit usaha dari Cosco Shipping yang mendapat dukungan pemerintah Beijing.

    Hingga berita ini diturunkan, Sinochem Shipping Co Hainan dan Cosco Shipping Energy Transportation belum memberikan respons atas permintaan komentar yang dikirim melalui email.

    Simak berita dan artikel lainnya di Google News

    Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

    Komentar
    Additional JS