Pakistan Desak AS dan Iran Perpanjang Gencatan Senjata - Republika
Pakistan Desak AS dan Iran Perpanjang Gencatan Senjata
EPA/Abedin Taherkenareh Seorang perempuan Iran menaiki kendaraan militer dalam parade anti-AS dan Israel di Teheran, Jumat (17/4/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, ISLAMABAD -- Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar mendesak Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk mempertimbangkan perpanjangan gencatan senjata setelah 14 hari, yang akan berakhir Rabu (22/4/2026). Pernyataan itu disampaikan Dar dalam pertemuan dengan Kuasa Usaha AS di Islamabad, Natalie Baker, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran, Selasa (21/4/2026).
Dar menegaskan posisi konsisten Pakistan pada dialog dan diplomasi sebagai “satu-satunya jalan” untuk mengatasi tantangan serta mencapai perdamaian dan stabilitas regional. Ia juga menekankan perlunya pembicaraan antara Washington dan Teheran, serta menyerukan perpanjangan periode gencatan senjata.
Sponsored
Sementara itu, Baker menyampaikan "apresiasi Washington atas peran konstruktif dan positif Pakistan dalam mempromosikan perdamaian regional dan memfasilitasi dialog”.
Ketegangan kembali meningkat di Timur Tengah setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Sebagai tanggapan, Iran menyerang wilayah Israel dan sejumlah fasilitas militer AS di kawasan tersebut.
Pakistan menjadi tuan rumah perundingan antara AS dan Iran pada 11-12 April setelah menengahi gencatan senjata selama dua pekan pada 8 April, yang akan berakhir pada Rabu malam, waktu Washington. Upaya untuk putaran negosiasi berikutnya sedang berlangsung, meskipun dibayangi ketidakpastian.
Halaman 2 / 2
Presiden AS Donald Trump mengatakan kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran merupakan hal yang positif karena memberi waktu bagi militer AS untuk mengisi kembali stok amunisi. Trump pada Selasa waktu Washington mengumumkan perpanjangan masa gencatan senjata lewat akun Truth Social.
“[Gencatan senjata] menurut saya hal yang baik, karena kami kini terisi penuh. Kami mempunyai banyak amunisi, kami memiliki begitu banyak segalanya… jauh lebih kuat dibanding empat atau lima pekan lalu. Jadi, kami memanfaatkannya kesempatan ini untuk mengisi kembali stok,” kata Trump kepada CNBC.
Trump menambahkan bahwa Iran kemungkinan juga menggunakan periode gencatan senjata untuk mengisi kembali persediaan militernya.
arrow_forward_ios
Baca selengkapnya
00:00
00:04
01:26
sumber : Antara, Anadolu, Sputnik/Ria Novosti
Berita Terkait
Gedung Putih Unggah Video Trump dengan Lagu yang Populer di Rusia
Internasional - 1 jam yang lalu
Analis Rusia: Perang Iran adalah Kekalahan Terbesar AS Sepanjang Sejarah
Dunia - 4 jam yang lalu
Empat Skenario AS-Iran
Wacana - 4 jam yang lalu
Iran Tegaskan Siap Hadapi Ancaman Musuh
Dunia - 5 jam yang lalu
Iran Tolak ke Pakistan, Trump Perpanjang Gencatan Senjata
Internasional - 7 jam yang lalu