Konvoi Lapis Baja Israel Terkena Ranjau Darat, Empat Tank Merkava Hancur Lebur - Republika
Konvoi Lapis Baja Israel Terkena Ranjau Darat, Empat Tank Merkava Hancur Lebur
REPUBLIKA.CO.ID, DEIR SERYAN — Pasukan penjajah Israel dilaporkan mengalami kerugian besar pada Ahad (20/4/2026) setelah para pejuang kelompok perlawanan Hizbullah menargetkan konvoi lapis baja di Lebanon selatan. Insiden ini terjadi di tengah berlanjutnya pelanggaran gencatan senjata yang baru saja dideklarasikan beberapa hari lalu.
Berdasarkan pernyataan resmi Hizbullah yang dikutip dari Al Mayadeen, sebuah konvoi tentara Israel yang terdiri dari delapan kendaraan lapis baja bergerak dari kota Taybeh menuju pangkalan lama al-Sal'a dekat Deir Seryan. Saat melintas, konvoi tersebut diterjang rangkaian alat peledak yang telah dipasang sebelumnya.
Sponsored
Ledakan tersebut melibatkan beberapa muatan peledak yang diledakkan dalam dua gelombang berturut-turut antara pukul 15.40 hingga 16.40 waktu setempat. Ledakan itu mengakibatkan kehancuran empat tank Merkava, yang terlihat dilalap api pasca-insiden tersebut.
Pelanggaran gencatan senjata
Serangan ini terjadi pada saat pasukan penjajah Israel terus melakukan pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata. Berbagai dokumentasi menunjukkan pelanggaran berulang sejak gencatan senjata diberlakukan tiga hari sebelumnya. Pergerakan kolom lapis baja itu sendiri dinilai sebagai bagian dari aktivitas militer Israel yang terus berlangsung di wilayah tersebut.
Sekitar pukul 18.00 waktu setempat, pasukan Israel dilaporkan mulai menarik tank-tank yang rusak dari lokasi kejadian. Operasi ini menggarisbawahi kesiapan operasional berkelanjutan dari kelompok Hizbullah di Lebanon selatan, khususnya dalam memanfaatkan langkah-langkah pertahanan terencana melawan pergerakan pasukan pendudukan.
Halaman 2 / 2
Puluhan prajurit Israel jadi korban
Komando militer Israel sebelumnya mengumumkan, seorang tentara cadangan tewas dan sembilan lainnya luka-luka dalam insiden bom rakitan (IED) di Lebanon selatan pada Sabtu lalu. Laporan menunjukkan insiden itu terjadi di desa perbatasan Kfar Kila, di seberang Metulla.
Pada Ahad, media Israel kembali melaporkan satu prajurit tewas dan sembilan lainnya luka-luka, termasuk satu dalam kondisi kritis, setelah ledakan di wilayah pendudukan Lebanon selatan. Prajurit tersebut bertugas di Batalyon 7106 Brigade Regional "Hiram" ke-769.
Penyelidikan awal militer menyebutkan bahwa insiden terjadi saat kendaraan teknik terkena IED yang tertanam di area tersebut. Pasukan yang mengamankan alat berat terjebak dalam ledakan. Sehari sebelumnya, seorang perwira cadangan juga dilaporkan tewas di desa Jebbayn saat sedang menyisir sebuah bangunan.
Meskipun komando militer Israel belum memberikan komentar resmi mengenai penyergapan di Deir Seryan, media Israel menyebutkan total 36 tentara tewas atau terluka dalam rentang waktu antara Sabtu hingga Ahad.
Kedaulatan Lebanon
Komando militer Israel menyatakan pasukan mereka akan beroperasi di wilayah yang disebut "zona pertahanan tingkat lanjut" di dalam wilayah pendudukan Lebanon selatan. Wilayah ini membentang dari Ras al-Bayyada di pesisir hingga Shebaa di timur. Langkah ini dipandang sebagai upaya untuk memperpanjang pendudukan dan memaksakan status quo baru.
Namun, perlawanan Islam di Lebanon menekankan bahwa gencatan senjata harus mencakup penghentian total pelanggaran Israel, termasuk serbuan dan penghancuran properti.
Sekretaris Jenderal Hizbullah, Syekh Naim Qassem, menyatakan, pihak perlawanan tetap siap merespons setiap agresi. Ia menegaskan bahwa gencatan senjata tidak boleh bersifat sepihak.
Prioritas utama ke depan, menurut Syekh Qassem, adalah penarikan penuh Israel dari wilayah Lebanon yang diduduki, pemulangan warga yang mengungsi, serta dimulainya upaya rekonstruksi nasional.
Syekh Qassem juga menekankan pentingnya penguatan kedaulatan Lebanon, menjaga persatuan internal, dan mencegah segala bentuk campur tangan asing.
Berita Terkait
Tak Seperti Biasanya, Israel Akui Kerugian Perang Melawan Hizbullah: Lebih dari 700 Tentara Terluka
Dunia - 24 April 2026, 18:00
Mirip Gaza, Israel Berlakukan Garis Kuning di Lebanon Selatan Sementara Hizbullah Terus Melawan
Dunia - 18 April 2026, 23:04
Ditekan Iran, Trump Perintahkan Israel Setop Bom Lebanon
Internasional - 17 April 2026, 22:20
Pasukan Elite Israel Terjebak di Ibu Kota Perlawanan, Komandannya Luka Parah
Dunia - 15 April 2026, 09:24
Hizbullah Melawan di Tengah Serangan Intens Israel, Rudal-Rudal Perlawanan Hantam Wilayah Zionis
Dunia - 09 April 2026, 14:45