0
News
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Iran Konflik Timur Tengah Spesial

    Jurnalis AS Diculik di Baghdad, Diduga Milisi Iran Terlibat - Viva

    3 min read

     

    Jurnalis AS Diculik di Baghdad, Diduga Milisi Iran Terlibat

    VIVA –Seorang jurnalis freelancer asal Amerika bernama Shelly Kittleson dilaporkan diculik di Baghdad. Penculik tersebut kemungkinan oleh milisi yang didukung Iran. Demikian keterangan dari Departemen Luar Negeri AS, pihak berwenang Irak, dan Al-Monitor, situs berita berbasis di Washington tempat jurnalis tersebut bekerja.

    Al-Monitor menerbitkan laporan yang mengaitkan pernyataan Departemen Luar Negeri dan pihak berwenang Irak dengan Kittleson, seorang jurnalis AS yang pernah bekerja di Afghanistan dan Timur Tengah. Situs tersebut juga mengeluarkan pernyataan sendiri yang menuntut agar Kittleson dibebaskan dengan aman dan segera.

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    International Women’s Media Foundation juga mengidentifikasi jurnalis tersebut sebagai Kittleson.

    Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri Irak pada Selasa 31 Maret mengatakan pasukan keamanan sempat mengejar salah satu mobil yang digunakan untuk menculik jurnalis tersebut, yang hanya disebut sebagai perempuan dan warga asing. Mobil itu terbalik saat pengejaran, tetapi jurnalis tersebut tidak berada di dalamnya. Kementerian menambahkan bahwa pihaknya berhasil menangkap salah satu pelaku.

    “Upaya untuk melacak individu lain yang terlibat dan membebaskan korban penculikan masih terus dilakukan,” kata kementerian dikutip dari laman Bloomberg Internasional, Rabu 1 April 2026.

    Departemen Luar Negeri AS mengonfirmasi pada Selasa malam bahwa pihaknya mengetahui laporan penculikan seorang jurnalis Amerika di Baghdad, namun tidak menyebutkan nama Kittleson.

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    “Seorang individu yang memiliki hubungan dengan kelompok milisi yang sejalan dengan Iran, Kataib Hezbollah, yang diduga terlibat dalam penculikan, telah ditangkap oleh pihak berwenang Irak,” kata Asisten Sekretaris Negara untuk Urusan Publik Global, Dylan Johnson, dalam unggahan di X.

    Kelompok tersebut, yang terkait dengan Pasukan Quds dari Korps Pengawal Revolusi Islam Iran, saat ini melakukan serangan terhadap kepentingan Amerika di Irak dan negara-negara Teluk tetangga, menurut pejabat AS dan otoritas regional. Kelompok ini sebelumnya bertanggung jawab atas penculikan peneliti Rusia-Israel, Elizabeth Tsurkov, di Baghdad pada 2023. Tsurkov akhirnya dibebaskan pada September melalui kesepakatan yang dimediasi AS.


    Komentar
    Additional JS