IRGC Pastikan Iran Aman, Siap ‘Hantam’ AS dan Sekutunya Jika Kembali Berulah - , Viva
IRGC Pastikan Iran Aman, Siap ‘Hantam’ AS dan Sekutunya Jika Kembali Berulah
VIVA –Komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menegaskan kondisi keamanan Iran saat ini kuat. Dia juga menyebut angkatan bersenjata Iran siap menghadapi berbagai potensi ancaman dan akan memberikan pukulan besar kepada musuh jika kembali membuat kesalahan.
Baca Juga
Dalam pernyataannya, Brigadir Jenderal Hassan Hassanzadeh juga menyoroti keberhasilan Iran dalam perang 12 hari pada Juni lalu serta agresi terbaru AS dan Israel. Dia menyebut kehadiran aparat keamanan dan penegak hukum khususnya pasukan Basij memiliki peranan penting dalam menjaga ketertiban di Iran.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dia juga memberikan keterangan terkait dengan kelompok teroris Mujahedin Khalq Organization (MKO) dan elemen kontra-revolusi yang mencoba membuat kerusuhan di Iran.
Baca Juga
“Kami sepenuhnya mengendalikan kota Teheran… mereka sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menciptakan ketidakamanan, tapi tidak berhasil,” ujarnya, menegaskan ketangguhan sistem pertahanan kota seperti dikutip dari laman presstv.ir, Jumat 24 April 2026.
Hassanzadeh menambahkan, rasa frustrasi Amerika Serikat dan rezim Israel terhadap situasi keamanan yang ada mendorong terjadinya serangan ke pos-pos keamanan, yang menyebabkan jatuhnya korban di pihak Iran.
Baca Juga
Dalam konflik terbaru, pos-pos keamanan yang dijaga relawan Basij dan warga sipil menjadi sasaran di berbagai wilayah Teheran dan kota lain. Serangan tersebut bertujuan melemahkan struktur keamanan dalam negeri serta memicu kekacauan.
Namun, menurutnya, langkah tersebut gagal menggoyahkan sistem keamanan secara keseluruhan. Bahkan, kondisi justru semakin terkendali berkat meningkatnya kehadiran pasukan Basij.
Ia menegaskan bahwa saat ini Teheran berada dalam kondisi sepenuhnya aman, yang disebutnya sebagai hasil dari pengorbanan para syuhada Iran dan kerja keras anggota Basij.
Hassanzadeh juga menekankan bahwa Iran siap memberikan pukulan telak jika ada kesalahan perhitungan atau agresi dari pihak luar.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Iran Ali Akbar Pourjamshidian menyampaikan bahwa kondisi di perbatasan negara mengalami peningkatan signifikan, terutama dalam arus ekspor dan impor.
Menurutnya, kondisi perbatasan saat ini lebih baik dibandingkan sebelum agresi AS dan Israel, berkat kehadiran pasukan penjaga perbatasan yang tetap siaga menjaga keamanan wilayah tersebut.
Pourjamshidian juga menyoroti peran penting militer, termasuk Angkatan Darat dan pasukan darat IRGC, dalam menjaga keamanan di wilayah perbatasan strategis, khususnya di bagian barat dan tenggara.
Ia menambahkan, satuan tugas khusus perbatasan di bawah Kementerian Dalam Negeri telah menerapkan berbagai langkah efektif untuk memperlancar distribusi barang dan aktivitas perdagangan lintas batas.
“Kondisi pergerakan barang, ekspor, dan impor saat ini sangat baik,” ujarnya.
Ia juga menyebut bahwa berbagai tantangan di wilayah perbatasan laut kini sebagian besar telah berhasil diatasi melalui langkah-langkah proaktif.
Dengan jaringan perbatasan darat yang luas, pemerintah disebut mampu beradaptasi dan mengubah potensi hambatan menjadi peluang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Tidak ada yang perlu dikhawatirkan oleh masyarakat,” tutupnya.
![]()
Trump Ingin 'Kesepakatan Abadi' dengan Iran Tanpa Nuklir
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menginginkan kesepakatan abadi dengan Iran, yang mencakup ketentuan bahwa Teheran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir.

VIVA.co.id
24 April 2026