0
News
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Iran Konflik Timur Tengah Lebanon Spesial

    Iran Tuduh AS Langgar Gencatan Senjata dengan Israel Terus Serang Lebanon, Washington Bela Diri - Kompas TV

    4 min read

     

    Iran Tuduh AS Langgar Gencatan Senjata dengan Israel Terus Serang Lebanon, Washington Bela Diri



    Anggota Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf Pada Forum Parlemen BRICS ke-11 yang diadakan di Senat Federal di Brasilia, Brasil, Rabu, 4 Juni 2025. (Sumber: P Photo/Eraldo Peres)

    TEHERAN, KOMPAS.TV - Iran menuduh Amerika Serikat (AS) telah melanggar kesepakatan gencatan senjata.

    Pemimpin Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf pada Rabu (8/4/2026), menuduh AS telah melanggar kesepakatan gencatan senjata dua pekan.

    Menurut Ghalibaf ada tiga poin dari proposal 10 poin gencatan senjata Iran yang dilanggar AS, salah satunya berlanjutnya serangan Israel ke Lebanon.

    Baca Juga: Gencatan Senjata Iran Tak Berlaku di Lebanon, Israel Gempur Beirut Tanpa Peringatan

    “Ketidakpercayaan mendalam yang kita miliki terhadap Amerika Serikat berakar dari pelanggaran berulang-ulang terhadap segala bentuk komitmen, sebuah pola yang sayangnya telah terulang kembali,” tulis Ghalibaf di media sosial X dikutip dari CNBC.

    Selain serangan ke Israel ke Lebanon, poin lain yang dilanggar adalah masuknya drone AS ke wilayah udara Iran.

    Serta penyangkalan hak Iran untuk memperkaya uraniumnya.

    “Dalam situasi seperti ini, gencatan senjata bilateral atau negosiasi tidak masuk akal,” ujar Ghalibaf.

    AS membela diri atas tuduhan Iran, lewat Wakil Presiden JD Vance dalam perjalanannya ke Hungaria.

    “Gencatan senjata selalu rumit,” kata Vance menanggapi dugaan pelanggaran wilayah udara Iran oleh drone.

    Ia juga menegaskan posisi AS adalah bahwa Iran tak dapat memperkaya Uranium.

    Selain itu, ia juga berdalih gencatan senjata yang meluas ke Lebanon tak pernah menjadi bagian dari perjanjian.

    Baca Juga: Skenario Perang Iran-AS: Damai di April atau Memanas hingga November

    “Jika Iran ingin membiarkan negosiasi ini gagal dalam konflik di mana mereka dihantam habis-habisan terkait Lebanon, yang tidak ada hubungannya dengan mereka dan yang tidak pernah sekalipun dikatakan Amerika Serikat sebagai bagian dari gencatan senjata, itu pada akhirnya adalah pilihan mereka,” ucap Vance.

    Namun, dilansir dari Associated Press, saat kesepakatan dilakukan, Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif mengatakan di postingan media sosial, bahwa gencatan senjata juga berlaku di tempat lain, termasuk Lebanon dan lainnya.

    Pakistan sendiri berperan sebagai mediator pada gencatan senjata antara Iran dan AS-Israel.

     


    Komentar
    Additional JS