0
News
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Iran Konflik Timur Tengah Spesial

    AS Minta Warganya Tinggalkan Iran - Viva

    5 min read

     

    AS Minta Warganya Tinggalkan Iran

    Ilustrasi Bendera Iran

    Kamis, 23 April 2026 - 09:21 WIB

    Washington, VIVA – Amerika Serikat (AS) mengimbau warga negaranya yang saat ini masih berada di Iran agar segera meninggalkan negara itu, menyusul pembukaan kembali sebagian wilayah udara republik Islam tersebut.

    Baca Juga

    "Mulai 21 April, wilayah udara Iran telah dibuka kembali sebagian. Warga negara AS harus segera meninggalkan Iran, memantau media lokal untuk mendapatkan informasi terbaru, dan berkonsultasi dengan maskapai penerbangan komersial untuk informasi tambahan tentang penerbangan keluar dari Iran," imbau Kedutaan Besar virtual AS untuk Iran, Rabu 22 April 2026.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Selain bisa meninggalkan Iran melalui udara, warga AS juga bisa meninggalkan negara itu melalui jalan darat melalui Armenia, Azerbaijan, Turki, dan Turkmenistan.

    Baca Juga

    Namun, warga AS diperingatkan untuk tidak keluar dari Iran melalui Afghanistan, Irak, atau Pakistan.

    "Jika Anda tidak meninggalkan Iran, kami meminta semua warga Amerika di Iran untuk tetap berada di tempat tinggal Anda sampai pemberitahuan lebih lanjut. Sebisa mungkin, tetaplah di tempat tinggal, hotel, atau bangunan lain, dan jauhi jendela," demikian imbauan perjalanan yang dirilis pemerintah AS.

    Baca Juga

    Pada 28 Februari, AS dan Israel menyerang Iran, dan kemudian memicu serangan balasan dan peningkatan ketegangan di seluruh Timur Tengah.

    Pada 7 April, AS dan Iran mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu, setelah dimediasi Pakistan.

    Pembicaraan selanjutnya di Islamabad berakhir tanpa hasil. Meskipun tidak ada pengumuman dimulainya kembali permusuhan, AS mulai memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran.

    Para mediator terus berupaya untuk menyelenggarakan putaran perundingan baru.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Pada Selasa 21 April, Presiden AS Donald Trump mengatakan Washington akan memperpanjang gencatan senjata guna memberi Teheran waktu untuk mengajukan "proposal terpadu."

    Trump mengeklaim bahwa perundingan damai antara kedua negara bisa terjadi dalam 36 hingga 72 jam ke depan. (Ant)

    IHSG.

    IHSG Dibuka Menguat Sementara Bursa Asia-Pasifik Variatif dan Wall Street Menguat

    IHSG dibuka menguat 22 poin atau 0,30 persen di level 7.564 pada pembukaan perdagangan Kamis, 23 April 2026 dan coba break resistance dengan potensi terkoreksi hari ini.

    img_title

    VIVA.co.id

    23 April 2026

    Komentar
    Additional JS