0
News
    Home Berita Featured Florida Los angeles Spesial

    Aksi No Kings Memanas: Gas Air Mata di Los Angeles, 7 Ditangkap di Las Vegas, Bentrokan di Florida, - Tribunnews

    7 min read

     

    Aksi No Kings Memanas: Gas Air Mata di Los Angeles, 7 Ditangkap di Las Vegas, Bentrokan di Florida

    Aksi No Kings di AS diwarnai bentrokan, gas air mata, dan penangkapan meski sebagian besar berlangsung damai.

    Ringkasan Berita:
    • Sejumlah aksi “No Kings” berujung ricuh di beberapa kota.
    • Polisi menggunakan gas air mata dan melakukan penangkapan.
    • Namun mayoritas demonstrasi tetap berlangsung damai.

     

    TRIBUNNEWS.COM -  Di tengah gelombang besar demonstrasi “No Kings”, sejumlah insiden terjadi di berbagai kota di Amerika Serikat.

    CNN melaporkan, Minggu (29/3/2026), di Los Angeles aparat penegak hukum menggunakan gas air mata setelah sekelompok demonstran melempar benda ke arah gedung federal.

    Polisi menyebut benda yang dilempar termasuk botol dan material keras lainnya.

    Setelah perintah pembubaran dikeluarkan, sejumlah demonstran tetap bertahan di lokasi.

    Aparat kemudian melakukan penangkapan terhadap peserta yang menolak meninggalkan area tersebut.

    Meski terjadi ketegangan, sebagian besar aksi di kota ini tetap berlangsung damai dengan suasana yang relatif terkendali.

    lihat fotoAKSI NO KINGS. Gelombang demonstrasi bertajuk “No Kings” mengguncang Amerika Serikat pada Sabtu (28/3/2026) dengan lebih dari 3.000 aksi digelar secara serentak di berbagai wilayah.
    AKSI NO KINGS. Gelombang demonstrasi bertajuk “No Kings” mengguncang Amerika Serikat pada Sabtu (28/3/2026) dengan lebih dari 3.000 aksi digelar secara serentak di berbagai wilayah.

    Penangkapan di Las Vegas

    Insiden lain terjadi di Las Vegas, di mana tujuh orang ditangkap saat aksi berlangsung di depan gedung pengadilan federal.

    Fox5 Vegas melaporkan, sekitar 1.400 orang berkumpul dalam demonstrasi tersebut.

    Aksi ini berfokus pada kritik terhadap kebijakan imigrasi dan penegakan hukum oleh otoritas federal.

    Belum dijelaskan secara rinci penyebab penangkapan tersebut, namun aparat menyatakan tindakan dilakukan untuk menjaga ketertiban.

    Baca juga: No Kings: Aksi Protes Besar-besaran dalam Sejarah Amerika Diprediksi Terjadi pada 28 Maret 2026

    Ketegangan dengan Pendukung Trump

    Di Florida, aksi “No Kings” juga diwarnai ketegangan antara demonstran dan pendukung Presiden Donald Trump.

    Sejumlah laporan menyebutkan terjadi adu mulut antara kedua kelompok.

    Pendukung Trump terlihat membawa atribut seperti topi dan bendera, sementara demonstran menyuarakan kritik terhadap pemerintah.

    Meski sempat memanas, situasi tidak berkembang menjadi bentrokan fisik besar dan tetap dapat dikendalikan oleh aparat keamanan.

    Aksi Kreatif dan Simbolik

    Di balik sejumlah insiden, banyak aksi berlangsung dengan suasana kreatif dan damai.

    Di Los Angeles, demonstrasi diwarnai musik salsa, kostum unik, hingga kehadiran balon raksasa “Baby Trump” yang menjadi simbol kritik terhadap presiden.

    lihat fotoAKSI NO KINGS. Boneka raksasa Donald Trump muncul dalam aksi “No Kings” di Washington DC saat jutaan warga AS memprotes dugaan kecenderungan otoriter pemerintahannya. Tangkap layar YouTube FP News Agency, Sabtu (28/3/2026).
    AKSI NO KINGS. Boneka raksasa Donald Trump muncul dalam aksi “No Kings” di Washington DC saat jutaan warga AS memprotes dugaan kecenderungan otoriter pemerintahannya. Tangkap layar YouTube FP News Agency, Sabtu (28/3/2026).

    Para demonstran membawa berbagai pesan, mulai dari anti-perang, penolakan terhadap kebijakan imigrasi, hingga dukungan terhadap hak-hak sipil dan komunitas LGBTQ+.

    Seorang demonstran menyebut aksi tersebut sebagai cara menyampaikan pesan secara damai dan positif.

    Mayoritas Aksi Tetap Damai

    Penyelenggara menegaskan bahwa sebagian besar aksi “No Kings” berlangsung damai meskipun ada beberapa insiden di lapangan.

    Mereka menyebut tujuan utama gerakan ini adalah memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara demokratis dan aman.

    Selain itu, aksi ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik serta mendorong partisipasi dalam proses politik, termasuk pemilihan umum.

    Baca juga: Parade Militer Warnai Ultah ke-79 Trump, Protes No Kings Meledak di Seluruh AS

    Momentum Gerakan Nasional

    Aksi “No Kings” yang terus berlanjut menunjukkan meningkatnya partisipasi publik dalam menyuarakan kritik terhadap pemerintah.

    Dengan jumlah peserta yang besar dan jangkauan yang luas, gerakan ini dinilai sebagai salah satu mobilisasi sipil terbesar dalam beberapa waktu terakhir di Amerika Serikat.

    Meski diwarnai sejumlah insiden, gelombang protes ini mencerminkan dinamika politik yang semakin intens di tengah berbagai isu.

    (Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)


    Komentar
    Additional JS