0
News
    Home Amerika Serikat Donald Trump Featured Spesial

    Trump Klaim Kejahatan di AS Menurun di Bawah Pemerintahannya: Penjahat Kelas Kakap hingga Kambuhan Ditangkap - Viva

    3 min read

     

    Trump Klaim Kejahatan di AS Menurun di Bawah Pemerintahannya: Penjahat Kelas Kakap hingga Kambuhan Ditangkap



    Washington, VIVA – Presiden AS Donald Trump pada Selasa mengatakan bahwa angka kejahatan menurun di seluruh Amerika Serikat, “bahkan di Minnesota,” karena tindakan pemerintahannya.

    Korban Tewas Akibat Badai Salju AS Bertambah Jadi 62 Orang

    “Bahkan di Minnesota, angka kejahatan menurun karena apa yang kami lakukan. Kami telah menangkap ribuan penjahat, penjahat kambuhan, penjahat kelas kakap,” kata Trump kepada wartawan.

    Ia menyoroti bahwa para penjahat ini datang ke AS dari negara asal mereka, termasuk Venezuela dan Kongo.

    Korban Tewas Akibat Badai Salju di AS Jadi 51 Orang

    “Mereka datang dari seluruh dunia, dari seluruh Amerika Selatan, seluruh Amerika Latin, seluruh Afrika. Mereka datang dari mana-mana. Dan dalam banyak kasus, mereka keluar dari penjara,” tambahnya.

    Trump menunjukkan bahwa AS sekarang adalah negara teraman yang pernah ada. Ia juga menyoroti bahwa ibu kota negara, Washington, DC, berubah dari tempat yang penuh kejahatan menjadi tempat yang hampir tidak memiliki kejahatan dalam beberapa bulan terakhir.

    Presiden Iran Sebut AS Bermuka Dua: Mau Dialog Tapi Siapkan Opsi Militer

    Pada Sabtu, seorang agen federal menembak warga Minneapolis, Alex Pretti. Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) mengatakan bahwa seorang petugas Patroli Perbatasan telah melepaskan tembakan ke arah pria tersebut karena ia takut akan keselamatannya.

    Sebelumnya, pada 7 Januari, seorang agen Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) menembak seorang wanita sebagai akibat dari kerusuhan di kota tersebut. Aktivitas ICE ini, telah memicu protes besar-besaran di seluruh Minnesota.

    Pada hari pelantikannya sebagai presiden ke-47, Trump berjanji untuk segera menghentikan imigrasi ilegal dan memulai deportasi massal dari Amerika Serikat. Ia juga menyatakan keadaan darurat nasional untuk mengatasi krisis perbatasan AS. (Ant)


    Komentar
    Additional JS