Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Iran Konflik Timur Tengah Spesial

    Iran Laporkan 11 Orang Tewas dalam Serangan Terbaru AS - detik

    2 min read

     

    Jakarta -

    Iran dan Amerika Serikat kembali memanas. Otoritas Iran mengatakan serangan terbaru AS di wilayahnya menewaskan 11 orang.

    Demikian menurut laporan media pemerintah Iran pada hari Rabu (2/9), setelah serangan baru AS di provinsi Khuzestan di barat daya.

    "Wakil Gubernur Provinsi Khuzestan untuk Urusan Keamanan dan Penegakan Hukum mengatakan bahwa serangan rudal AS tadi malam di tiga lokasi di provinsi tersebut menewaskan tujuh orang dan melukai delapan orang," lapor IRNA yang dikelola pemerintah, seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (2/9/2026).

    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Hal ini terjadi setelah Bulan Sabit Merah Iran mengatakan pada hari Selasa (1/9) bahwa empat orang, termasuk seorang anak tewas dan lebih dari 50 orang terluka akibat serangan AS di sebuah pesta pernikahan di wilayah Sirik, Iran selatan.

    Militer Amerika Serikat telah mengumumkan pasukannya menggempur target Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di wilayah Iran pada Selasa (1/9) waktu setempat. Presiden AS Donald Trump mengancam lebih banyak serangan yang lebih dahsyat, jika Teheran membalas.

    Komando Pusat AS atau CENTCOM, yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah, seperti dilansir Al Arabiya dan Anadolu Agency, Rabu (2/9/2026), mengumumkan bahwa pasukan AS telah menuntaskan gelombang serangan terbaru terhadap target-target militer Iran.

    "Pasukan AS menyerang target-target Korps Garda Revolusi Islam (Iran), termasuk lokasi pertahanan udara, sistem radar, aset dan fasilitas maritim, kemampuan penebaran ranjau, dan lokasi komunikasi," kata CENTCOM dalam pernyataan via media sosial X pada Rabu (2/9).

    "Serangan-serangan ini merupakan respons terhadap upaya serangan baru-baru ini oleh IRGC terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz, dan terhadap para personel militer Amerika yang dikerahkan ke kawasan tersebut," sebut pernyataan CENTCOM.

    Laporan televisi pemerintah Iran menyebutkan bahwa rentetan ledakan terdengar di sekitar Pulau Qeshm dan di dekat Selat Hormuz. Menurut televisi pemerintah Teheran, lebih dari lima ledakan terdengar di dekat desa Mesen di Pulau Qeshm, sedangkan empat ledakan lainnya terdengar dari arah Selat Hormuz.

    Lihat Video 'Rudal AS Serang Acara Pernikahan di Iran, 4 Tewas':

    Halaman 2 dari 2

    (ita/ita)

    Komentar
    Additional JS