Iran Klaim Tembak Jatuh 2 Drone AS Dekat Selat Hormuz - Kompas
TEHERAN, KOMPAS.com - Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) pada Selasa menyatakan bahwa dua drone MQ-1 berhasil dicegat dan dihancurkan di dekat Selat Hormuz.
Klaim tersebut menjadi pesawat drone keempat yang disebut IRGC berhasil ditembak jatuh dalam beberapa hari terakhir, sebagaimana dilansir Anadolu via Antara, Selasa (15/9/2026).
IRGC menyampaikan, pesawat nirawak tersebut ditembak jatuh di sebelah timur jalur perairan itu menggunakan sistem pertahanan udara canggih yang baru dikerahkan.
Baca juga: Pilot F-15 AS yang Jatuh di Iran Ceritakan Momen Mengerikan, 50 Jam Sembunyi
Sistem tersebut dioperasikan oleh Angkatan Dirgantara IRGC sebagai bagian dari jaringan pertahanan udara terintegrasi Iran.
Iran Klaim Tembak Jatuh 2 Drone MQ-1 Milik AS Dekat Selat Hormuz
Sebelumnya pada hari yang sama, IRGC menyatakan telah mencegat drone MQ-1 di sebelah barat Selat Hormuz.
Akan tetapi, IRGC tidak memberikan perincian baik mengenai operator maupun lokasi pasti insiden tersebut.
Insiden itu terjadi sehari setelah IRGC menyatakan telah menghancurkan drone lain dari jenis yang sama, menurut lembaga penyiaran pemerintah Iran, IRIB.
Insiden terbaru tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat terkait Selat Hormuz.
Baca juga: Trump Ingin Venezuela-kan Iran, Kuasai Minyaknya
Kedua negara masih berselisih mengenai pelayaran melalui jalur perairan strategis tersebut.
Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran pada 28 Februari.
Keduanya menargetkan gedung-gedung pemerintah, fasilitas militer, infrastruktur rudal, dan sistem pertahanan udara.
Iran merespons dengan serangan rudal dan pesawat drone terhadap Israel serta pangkalan-pangkalan Amerika Serikat di berbagai wilayah.
Konflik tersebut kemudian meluas ke kawasan, sementara upaya diplomatik terus dilakukan untuk mengakhiri pertikaian itu.
Baca juga: Trump Akui Incar Minyak Iran, Mau Venezuela-kan Teheran
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Iran Klaim Hancurkan Kapal Drone AS di Pintu Masuk Selat Hormuz