Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Dunia Internasional Featured Iran Israel Konflik Timur Tengah Spesial

    Mayoritas Warga Israel Anggap Iran Menangi Perang Timur Tengah - detik

    4 min read

     

    Mayoritas Warga Israel Anggap Iran Menangi Perang Timur Tengah


    Tel Aviv -

    Jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa sebagian warga Israel menganggap Iran telah menang dalam perang antara Israel dan Amerika Serikat (AS) melawan Teheran.

    Mayoritas warga Israel, menurut jajak pendapat terbaru itu, juga meyakini bahwa Iran menjadi lebih kuat setelah perang berkecamuk di Timur Tengah.

    Hal tersebut, seperti dilansir AFP dan Al Arabiya, Senin (22/6/2026), terungkap dalam jajak pendapat terbaru yang dirilis oleh Hebrew University of Jerusalem, dalam kerja sama dengan Agam Institute, pada Minggu (21/6) waktu setempat.

    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Jajak pendapat itu dilakukan terhadap 3.644 responden warga Israel, dengan periode waktu antara 17-20 Juni lalu.

    Jajak pendapat terbaru itu dinilai mencerminkan gambaran suram untuk sentimen publik setelah kesepakatan damai awal diteken oleh AS dan Iran.

    Hasil jajak pendapat tersebut menunjukkan sebanyak 92,1 persen warga Israel menyatakan bahwa Iran telah menang atau memperoleh lebih banyak keuntungan dari konflik tersebut.

    Sedangkan sebanyak 82,9 persen responden merasa bahwa keamanan jangka panjang Israel telah melemah.

    Jajak pendapat itu juga mendapati bahwa di kalangan pemilih Israel yang mendukung blok sayap kanan, yang merupakan basis pemilih Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu, sebanyak 93,1 persen responden meyakini bahwa Iran telah menang.

    Sementara itu, sikap menentang kesepakatan damai AS-Iran meluas di kalangan warga Israel, dengan 63,2 persen responden menentang kesepakatan tersebut, dibandingkan dengan hanya 12,1 persen responden yang menyatakan dukungan.

    Temuan dalam jajak pendapat terbaru ini, dinilai menunjukkan krisis kepercayaan yang lebih luas terhadap kepemimpinan Israel.

    Hampir tiga perempat dari responden survei ini, atau sebanyak 72,5 persen, mengatakan mereka tidak mempercayai klaim Netanyahu tentang keberhasilan operasi militer Israel. Sedangkan sebanyak 56,4 persen responden menilai manajemen operasi militer Netanyahu "gagal" atau "buruk".

    Jajak pendapat itu juga menunjukkan harga politik yang harus dibayar oleh Netanyahu, dengan dukungan untuk kepemimpinannya anjlok dari 40,5 persen pada awal Maret lalu, menjadi hanya 29,4 persen pada Juni.

    Terlepas dari itu, jajak pendapat ini menunjukkan adanya dukungan berkelanjutan untuk aksi militer Israel terhadap kelompok Hizbullah di Lebanon.

    Hampir separuh dari responden, atau 48,2 persen, mendukung aksi militer besar-besaran terhadap Hizbullah, bahkan jika itu berisiko konfrontasi dengan AS. Hanya 21 persen responden yang menentang langkah tersebut.

    Jajak pendapat ini dirilis saat negosiasi untuk mengubah kesepakatan sementara antara AS dan Iran menjadi kesepakatan yang lebih permanen, digelar di Swiss pada Minggu (21/6), meskipun konflik di Lebanon mengancam perundingan itu.

    Saksikan Live DetikSore :

    Halaman 2 dari 2

    (nvc/ita)

    Komentar
    Additional JS