Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Malaysia Norwegia Spesial

    3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia - SindoNews

    11 min read

     

    3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Selasa, 02 Juni 2026 - 04:40 WIB


    Norwegia batalkan penjualan rudal canggih ke Malaysia. Foto/X/@Defense_Talks

    A A A

    OSLO - Norwegia dilaporkan meminta maaf kepada Malaysia atas pembatalan izin ekspor untuk sistem Rudal Serang Angkatan Laut (NSM), tetapi tetap mempertahankan keputusannya untuk mencabut kesepakatan tersebut, media lokal melaporkan pada hari Minggu.

    Menteri Pertahanan Malaysia Mohamed Khaled Nordin mengatakan masalah ini diangkat selama pertemuan bilateral dengan mitranya dari Norwegia, Tore O. Sandvik, di sela-sela Dialog Shangri-La akhir pekan di Singapura, lapor Malay Mail.

    “Saya bertemu dengan mitra saya dari Norwegia dan dia menyampaikan permintaan maafnya, tetapi juga menjelaskan dasar pembatalan tersebut,” kata Khaled seperti dikutip.

    Berita ini muncul beberapa hari setelah Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengkritik keputusan Oslo, memperingatkan bahwa pembatalan tersebut dapat secara signifikan mengganggu kesiapan pertahanan Malaysia dan mengubah dinamika keamanan regional yang lebih luas.

    3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia

    1. Demi Keamanan Nasional

    Norwegia dilaporkan membenarkan langkah tersebut dengan alasan keamanan nasional, alasan yang oleh Anwar disebut "sepihak dan tidak dapat diterima."

    Perselisihan tersebut berpusat pada akuisisi sistem rudal anti-kapal NSM oleh Malaysia sebagai bagian dari program modernisasi Kapal Tempur Pesisir (Littoral Combat Ship) negara tersebut, komponen kunci dari strategi angkatan laut jangka panjang Kuala Lumpur.

    2. Hanya untuk Sekutu

    Kementerian Luar Negeri Norwegia mengatakan ekspor beberapa teknologi pertahanan Oslo yang "paling sensitif" akan dibatasi hanya untuk "sekutu dan mitra terdekatnya."

    Kementerian Luar Negeri Norwegia membela keputusan untuk mencabut izin ekspor yang terkait dengan sistem rudal angkatan laut untuk Malaysia setelah Kuala Lumpur memperingatkan bahwa langkah tersebut dapat memengaruhi kepercayaan pada pemasok pertahanan Eropa.

    Langkah tersebut telah memblokir pengiriman sistem Rudal Serangan Angkatan Laut serta komponen peluncur yang ditujukan untuk program kapal tempur pesisir Malaysia berdasarkan kesepakatan tahun 2018. Pembelian tersebut telah direncanakan sebagai bagian dari upaya modernisasi angkatan laut negara Asia Tenggara tersebut.

    Kementerian Norwegia mengatakan bahwa meskipun Oslo "sangat menghargai hubungannya dengan Malaysia," mereka telah meningkatkan pengawasan terhadap teknologi pertahanan dan bahwa ekspor beberapa produk buatan dalam negeri yang "paling sensitif" akan dibatasi hanya untuk "sekutu dan mitra terdekatnya."

    3. Berteknologi Canggih

    Malaysia telah menyetujui kesepakatan untuk sistem rudal anti-kapal NSM dengan Kongsberg Defence & Aerospace Norwegia pada tahun 2018. Menteri Pertahanan Malaysia Mohamed Khaled Nordin mengatakan bahwa pemerintah telah membayar sekitar 95% dari kontrak tersebut.

    Menurut Kongsberg, NSM adalah rudal subsonik yang dapat digunakan untuk menyerang target di laut dan darat.

    Rudal ini juga memiliki kemampuan meluncur di atas permukaan laut dan dilengkapi dengan "Pengenalan Target Otonom," kata perusahaan itu di situs webnya.

    (ahm)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Berita Terkait

      Rekomendasi

      Infografis

      7 Alasan Gen Z Nepal...

      7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur

      Terpopuler

      1

      2

      3

      4

      5

      Berita Terkini

      Jepang Naikkan Biaya...

      Tuntut Menteri Pendidikan...

      4 Pemicu PM Inggris...

      Iran dan AS Berdamai,...

      PM Inggris Keir Starmer...

      Iran Menang Banyak!...

      Komentar
      Additional JS