Zelensky Wanti-wanti Sekutu Rusia Tak Hadiri Parade Hari Kemenangan di Moskow - detik
Zelensky Wanti-wanti Sekutu Rusia Tak Hadiri Parade Hari Kemenangan di Moskow
Jakarta - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan negara sekutu Rusia untuk tidak menghadiri parade kemenangan Perang Dunia II yang akan diperingati Rusia tiap 9 Mei. Wanti-wanti dari Zelensky itu disampaikan di tengah kembali panasnya hubungan Rusia dan Ukraina usai sebelumnya sepakat gencatan senjata.
Moskow secara sepihak telah mendeklarasikan gencatan senjata dari tanggal 8 hingga 10 Mei dalam perangnya melawan Ukraina. Namun tentara Rusia telah mendesak penduduk untuk meninggalkan Kyiv jika terjadi serangan balasan pada hari itu.
"Kami juga telah menerima pesan dari beberapa negara yang dekat dengan Rusia, yang mengatakan bahwa perwakilan mereka berencana untuk berada di Moskow," kata Zelensky, berbicara di pusat Kyiv dalam pidato video rutin, dilansir AFP, Jumat (8/5/2026).
"Keinginan yang aneh... akhir-akhir ini. Kami tidak merekomendasikannya," sambungnya.
Ukraina telah mengusulkan gencatan senjata tandingan mulai 6 Mei dan mengecam langkah Rusia sebagai tindakan propaganda untuk melindungi parade tersebut.
"Mereka menginginkan izin dari Ukraina untuk mengadakan parade mereka, sehingga mereka dapat keluar ke lapangan dengan aman selama satu jam sekali setahun, dan kemudian melanjutkan pembunuhan," kata Zelensky.
Beberapa menit sebelum pidato Zelensky, Kementerian Pertahanan Rusia mendesak warga dan diplomat untuk meninggalkan Kyiv, Ukraina. Pihak Rusia mengancam akan melakukan serangan balasan jika Ukraina menyerang selama gencatan senjata sepihak.
"Kami mengingatkan penduduk sipil Kyiv dan staf di misi diplomatik asing sekali lagi tentang perlunya meninggalkan kota tepat waktu," kata kementerian pertahanan dalam sebuah pernyataan.
Selama gencatan senjata saat parade berlangsung, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan akan menghentikan tembakan di sepanjang garis depan dan menghentikan serangan jarak jauh terhadap infrastruktur militer. Jika Ukraina tidak mengikuti langkah tersebut, Moskow akan membalas dengan cara yang sama.
Rusia diketahui memperingati Hari Kemenangan Perang Dunia II setiap tahun pada tanggal 9 Mei dengan parade militer besar-besaran melalui Lapangan Merah. Putin telah menjadikan kenangan perang sebagai narasi utama dari pemerintahannya selama 25 tahun dan menggunakannya untuk membenarkan invasinya ke Ukraina.
Dalam beberapa minggu terakhir, Kyiv, yang telah memperluas kemampuan drone-nya, telah meningkatkan serangan terhadap Moskow dan jauh di dalam wilayah Rusia. Serangan itu menghantam target yang berjarak ratusan mil dari Ukraina.
Serangan-serangan tersebut telah menciptakan keresahan di Rusia menjelang parade, yang biasanya merupakan pertunjukan kekuatan besar yang menampilkan tank dan rudal. Parade itu menandai kemenangan Soviet atas Nazi Jerman.
Saksikan Live DetikPagi :
(ygs/ygs)