0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Donald Trump Dunia Internasional Featured Konflik Rusia Ukraina Rudal Patriot Rusia Spesial Zelensky

    Zelensky Mengemis Rudal Patriot AS kepada Trump untuk Melawan Rusia - deitk

    11 min read

     

    Zelensky Mengemis Rudal Patriot AS kepada Trump untuk Melawan Rusia


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Kamis, 28 Mei 2026 - 07:38 WIB


    Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memohon kepada Presiden AS Donald Trump agar memasok rudal pencegat Patriot untuk melawan Rusia. Foto/ABC News

    A A A

    KYIV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah memohon kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan para anggota Kongres untuk memasok Kyiv dengan rudal pencegat untuk sistem pertahanan Patriot. Rudal-rudal pencegat itu dibutuhkan untuk melawan serangan Rusia yang semakin gencar.

    “Terus terang, meskipun kami telah mencapai keberhasilan yang signifikan dalam mempertahankan diri dari semua jenis drone, Ukraina belum membangun kemampuan sendiri untuk memproduksi sistem pertahanan anti-rudal. Dalam hal pertahanan udara terhadap rudal, kami bergantung pada teman dan mitra kami di seluruh dunia,” tulis Zelensky dalam surat lima halaman kepada Trump yang diperoleh oleh jurnalis Barak Ravid.

    Baca Juga: Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia Bombardir Ukraina, Negara-negara NATO Murka

    “Dan dalam hal pertahanan terhadap rudal balistik, kita hampir sepenuhnya bergantung pada Amerika Serikat. Sistem Patriot tetap menjadi pertahanan paling efektif terhadap setiap jenis rudal balistik Rusia,” imbuhnya, seperti dikutip The Hill, Kamis (28/5/2026).

    "Bagi kami—bagi sebuah bangsa yang berjuang untuk bertahan hidup—hampir tidak ada yang lebih menyakitkan untuk dilihat selain baterai Patriot tanpa rudal yang terpasang," sambung Zelensky. "Pengiriman, tidak lagi sejalan dengan realita ancaman yang kita hadapi."

    Menurut Zelensky, telah terbukti bahwa sebagian besar rudal Rusia dapat dihentikan dengan sistem rudal anti-balistik permukaan-ke-udara Patriot AS.

    Namun, suratnya bertepatan dengan berita baru-baru ini bahwa persediaan senjata AS akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk diisi kembali karena perang di Iran.

    Saat ini, AS sedang berupaya menyediakan rudal pencegat untuk Ukraina selain 17 negara lainnya.

    Center for Strategic and International Studies (CSIS) menemukan bahwa setidaknya 1.060 rudal pencegat Patriot digunakan oleh AS dalam perang Iran. Pemerintahan Trump telah meminta tambahan 3.203 rudal pencegat untuk tahun fiskal 2027 setelah hanya menerima 172 untuk tahun fiskal 2026.

    Pesanan untuk tahun 2027 diproyeksikan mulai dikirimkan pada Mei 2029.

    CSIS mengatakan akan membutuhkan tiga tahun atau lebih dari sekarang bagi AS untuk kembali ke tingkat persediaan rudal pencegat Patriot sebelum perang.

    Namun demikian, rudal yang dikontrak di bawah Ukraine Security Assistance Initiative (Inisiatif Bantuan Keamanan Ukraina) selama pemerintahan Joe Biden sedang dikirim ke Ukraina saat diproduksi.

    Zelensky mengatakan rudal pencegat Patriot akan sangat penting karena Rusia berencana untuk meningkatkan serangannya terhadap Kyiv setelah mendorong warga negara asing untuk meninggalkan ibu kota Ukraina.

    Brigadir Jenderal Andriy Biletsky, yang memimpin korps Angkatan Darat ketiga Ukraina, mengatakan kepada Reuters bahwa enam bulan ke depan dapat menjadi "titik balik" dalam perang, menawarkan kesempatan bagi Ukraina untuk memperkuat posisinya di medan perang, yang pada gilirannya dapat mengarah pada lebih banyak diskusi diplomatik dengan Moskow.

    Institute for the Study of War yang berbasis di Washington juga menyampaikan pengamatan serupa.

    “Semakin cepat kita mampu memberikan perlindungan yang lebih besar terhadap ancaman balistik, semakin cepat kita dapat membuat diplomasi berhasil. Selama Rusia terus mengandalkan rudal, minatnya pada diplomasi tidaklah nyata. Kita harus memperbaiki ini. Dan kita hanya dapat melakukannya bersama Amerika,” tulis Zelensky dalam sebuah pernyataan di X.

    “Ukraina berterima kasih kepada Amerika atas semua dukungannya. Dan Ukraina akan lebih berterima kasih lagi atas perdamaian yang bermartabat dan keamanan yang terjamin. Semua ini mungkin terjadi—jika ada tekad yang cukup,” imbuh dia.

    (mas)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Berita Terkait

      Rekomendasi

      Infografis

      7 Alasan Dunia Tak Menghukum...

      7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran

      Terpopuler

      1

      2

      3

      4

      5

      Berita Terkini

      Jelang Pencaplokan Tepi...

      Drone Hizbullah Jadi...

      PBB Masukkan Israel...

      AS Dituding Sengaja...

      Netanyahu Sebut Negara...

      Tak Ada Dana dari Para...

      Komentar
      Additional JS