Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Disebut Sembunyi di Lokasi Rahasia, Dihubungkan Jaringan Kurir Rumit - Kompas TV
Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Disebut Sembunyi di Lokasi Rahasia, Dihubungkan Jaringan Kurir Rumit
Kompas.tv - 25 Mei 2026, 12:44 WIB
WASHINGTON, KOMPAS.TV - Intelijen Amerika Serikat (AS) mengungkapkan pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei bersembunyi di lokasi rahasia.
Pejabat AS yang mengetahui masalah tersebut mengatakan persmebunyian Khamenei terbatas ke dunia luar.
Selain itu hanya dapat dihubungi lewat jaringan kurir yang rumit.
Baca Juga: Polisi Serbu Kantor Oposisi Turki, Terjadi Usai Pengadilan Tolak Kepemimpinan Terpilih
Dikutip dari CBS News, hal itu disebut menyulitkan pejabat Iran yang bernegosiasi dengan AS, untuk berkomunikasi di dalam sistem pemerintahan mereka sendiri.
Keadaan ini disebut alasan utama mengapa rincian kesepakatan potensial dengan Iran penjanjian sebelumnya lamnbat muncul.
Menurut dua pejabat AS yang tak diungkapkan identitasnya, kesulitan menghubungi Khamenei menjadi penyebab penundaan lama dalam memberikan tanggapan atas usulan yang dikirimkan AS.
Namun, Juru Bicara Gedung Putih menolak berkomentar terkait informasi intelijen mengenai keberadaan Khamenei, atau metode komunikasi Iran.
Khamenei dilaporkan telah menyetujui garis besar draf perjanjian saar ini.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump di media sosial Truth, mengatakan dirinya mengantisipasi keputusan akhir beberapa hari ke depan.
Setelah serangan AS-Israel ke Iran pada 28 Februari yang menewaskan Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Khamenei mengambil langkah ekstrem untuk menghindari serangan serupa.
Mojtaba Khamenei dilaporkan juga terluka dalam serangan AS-Israel tersebut.
Sejak terpilih sebagai pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei belum pernah lagi terlihat di depan umum.
Beberapa pidatonya kepada Rakyat Iran dibacakan oleh penyiar saluran berita di TV.
Menurut seorang pejabat AS, saat ini sebagian besar pemimpin Iran tersembunyi, dan menghabiskan waktu berminggu-minggu dalam bunker yang terlindungi.
Mereka juga menghindari berbicara langsung satu sama lain, kecuali jika benar-benar diperlukan.
“Melihat mereka mencoba mencari cara untuk berbicara satu sama lain hampir seperti menonton sitkom. Mereka benar-benar frustasi,” ujar sumber tersebut.
Langkah paling hati-hati diambil oleh pemimpin tertinggi Iran.
Secara sengaja, bahkan para pejabat di tingkat tertinggi pemerintahan Iran pun tidak tahu di mana beliau berada dan tidak memiliki cara untuk menghubunginya secara langsung.
Baca Juga: Iran-AS Kian Dekat Capai Kesepakatan Akhiri Perang, Trump Malah Minta Negosiator Tak Buru-Buru
Sebagai gantinya, pesan-pesan disampaikan melalui jaringan kurir yang dibuat untuk menyembunyikan lokasi pemimpin tertinggi.
“Inilah mengapa Anda melihat orang-orang mengatakan hal-hal seperti, 'Pemimpin tertinggi telah menyetujui kerangka kerja,' atau 'Kami menunggu kabar tentang poin-poin kesepakatan akhir’,” ucap pejabat AS tersebut.
“Setiap informasi yang beliau terima memiliki tanggal dan ada banyak jeda waktu dalam tanggapannya,” sambungnya.
Sumber : CBS News