0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Raja Charles III Spesial

    Keliru Umumkan Raja Charles III Wafat, Radio di Inggris Minta Maaf - Kompas

    4 min read

     

    Keliru Umumkan Raja Charles III Wafat, Radio di Inggris Minta Maaf


    LONDON, KOMPAS.com - Radio Caroline, stasiun radio di Inggris, meminta maaf kepada Raja Charles III dan para pendengarnya setelah secara tidak sengaja mengumumkan kematian sang raja.

    Permohonan maaf itu disampaikan langsung oleh manajer stasiun Radio Caroline, Peter Moore, dalam sebuah pernyataan yang dibagikan di media sosial pada Rabu (21/5/2026).

    “Akibat kesalahan komputer di studio utama kami, (file) prosedur Kematian Raja/Ratu, yang disiapkan oleh semua stasiun radio di Inggris dengan harapan tidak perlu digunakan, secara tidak sengaja diaktifkan pada Selasa sore (19 Mei), dan secara keliru mengumumkan bahwa Yang Mulia Raja telah meninggal dunia,” kata Moore.

    Baca juga: Zohran Mamdani Ingin Raja Charles III Kembalikan Berlian Koh-i-Noor ke India

    “Radio Caroline kemudian menghentikan siarannya sesuai ketentuan, yang membuat kami segera memulihkan siaran dan menyampaikan permintaan maaf di udara,” lanjutnya.

    Peringatan Isu Pangkalan "Terselubung" AS dalam Wacana Kertajati Bengkel Hercules

    “Kami memohon maaf kepada Yang Mulia Raja dan kepada para pendengar kami atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” demikian pernyataan tersebut diakhiri.

    Didirikan pada tahun 1964, Radio Caroline telah mengudara di beberapa negara Eropa, termasuk Belgia dan Belanda, serta tersedia secara online di seluruh dunia.

    Baca juga: Pidato di Hadapan Kongres, Raja Charles III Sebut Nasib Barat di Tangan AS-Inggris

    Kesalahan pengumuman kematian Raja Charles III

    Raja Charles III dan Ratu Camilla

    Lihat Foto

    Sebelumnya, Radio Caroline tak sengaja mengumumkan Raja Charles III meninggal dunia pada 19 Mei 2026, ketika sang Raja bersama Ratu Camilla berada di Belfast, Irlandia Utara.

    Raja Charles dan istrinya bergabung dalam perayaan budaya di Thompson Dock, daratan tempat Titanic berdiri sebelum pelayaran perdananya, kata Istana Buckingham dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa.

    Awalnya, stasiun radio itu sedang memutar lagu “What's Up” oleh 4 Non Blondes ketika musik tiba-tiba berhenti.

    Baca juga: Raja Charles Ikut Berduka atas Banjir Sumatera, Ingatkan Harmonisasi Alam

    Kemudian terdengar suara seorang pria berkata: “Ini Radio Caroline. Kami telah menangguhkan program reguler kami hingga pemberitahuan lebih lanjut sebagai tanda penghormatan resmi setelah wafatnya Yang Mulia Raja Charles III,” menurut laporan The Telegraph.

    “Ini Radio Caroline. Yang Mulia Raja Charles III telah wafat. Sebagai tanda penghormatan, kami akan memutar musik yang sesuai secara terus menerus hingga pemberitahuan lebih lanjut,” sambung pengumuman tersebut.

    “Media berita telah mengkonfirmasi bahwa Yang Mulia Raja Charles III telah wafat. Oleh karena itu, sebagai tanda penghormatan, Radio Caroline menangguhkan program-program regulernya.” demikian dikatakan saat itu.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Media Asing Soroti Kenaikan Suku Bunga Indonesia, Ada Apa?

    Komentar
    Additional JS