0
News
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Iran Kesehatan Konflik Timur Tengah Spesial

    Iran Alami Kelangkaan Obat Imbas Serangan AS-Israel - Viva

    5 min read

     

    Iran Alami Kelangkaan Obat Imbas Serangan AS-Israel

    Ilustrasi Bendera Iran

    Selasa, 28 April 2026 - 12:33 WIB

    Teheran, VIVA – Sejumlah apotek di Iran dilaporkan mengalami kekurangan obat-obatan setelah serangan Amerika Serikat dan Israel menghantam fasilitas farmasi di berbagai wilayah negara tersebut.

    Baca Juga

    Mengutip apoteker Dr. Pejman Naim di Teheran, kantor berita RIA Novosti melaporkan kelangkaan obat itu kini semakin terasa di tengah dampak konflik yang berkepanjangan.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Menurut otoritas Iran, sejak 28 Februari, militer AS-Israel telah menyerang sekitar 25 fasilitas farmasi, termasuk pabrik yang memproduksi obat kanker, penyakit kardiovaskular, anestesi, dan multiple sclerosis, serta Institut Pasteur Teheran, produsen vaksin utama di negara itu.

    Baca Juga

    “Beberapa obat, seperti untuk diabetes dan penyakit kardiovaskular, sangat langka di pasaran. Obat-obatan ini sebenarnya sudah terbatas selama perang, dan warga kesulitan mendapatkannya baik sebelum maupun selama konflik. Kini, kelangkaannya semakin parah,” kata Naim.

    Dia menambahkan bahwa meski situasi sulit, kondisi masih dapat dikelola.

    Baca Juga

    Pemerintah Iran membuka layanan hotline untuk membantu warga mengetahui ketersediaan obat dan lokasi apotek yang masih memiliki stok.

    Naim menjelaskan para apoteker juga membangun jaringan untuk saling berbagi informasi guna membantu pasien mendapatkan obat yang dibutuhkan.

    Pemerintah turut memberikan dukungan bagi sektor farmasi, meski sanksi membuat sejumlah obat impor khusus menjadi sangat langka dan bahan baku tertentu sulit diperoleh.

    “Perang berdampak sangat merusak, termasuk terhadap apotek. Penjualan obat anjlok, sementara harga melonjak sehingga warga kesulitan membeli obat penting,” ujarnya.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Ia berharap penjualan obat dapat pulih dan akses masyarakat terhadap obat-obatan membaik selama masa gencatan senjata atau setelah konflik berakhir.

    Pemerintah Iran sebelumnya berulang kali menyebut serangan AS dan Israel terhadap fasilitas farmasi sebagai kejahatan perang. (Ant)

    Presiden Donald Trump gelar press conference insiden penembakan

    Trump Bilang Iran Ingin Segera Capai Kesepakatan dengan AS

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa Iran sangat ingin segera mencapai kesepakatan di tengah konflik yang berlangsung dengan negaranya.

    img_title

    VIVA.co.id

    1 Mei 2026

    Komentar
    Additional JS