0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    Krisis Avtur Hantam California, Penerbangan Mulai Banyak Dibatalkan -

    10 min read

     

    Krisis Avtur Hantam California, Penerbangan Mulai Banyak Dibatalkan


    Log in Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks HI-LITE More SINDOscope More MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel Live TV RCTI GTV MNCTV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin


    Minggu, 26 April 2026 - 08:43 WIB

    Krisis pasokan bahan bakar pesawat (avtur) mulai menghantam California seiring terganggunya pasokan minyak global akibat konflik di Timur Tengah. FOTO/Xinhua

    A A A

    LOS ANGELES - Krisis pasokan bahan bakar pesawat (avtur) mulai menghantam California seiring terganggunya pasokan minyak global akibat konflik di Timur Tengah. Dampaknya, sejumlah penerbangan dibatalkan dan tarif tiket melonjak menjelang musim perjalanan.

    Dikutip dari Xinhua Minggu (26/4), persediaan avtur di California tercatat anjlok lebih dari 25% dibandingkan puncaknya tahun lalu, turun menjadi sekitar 2,6 juta barel dari sebelumnya lebih dari 3,5 juta barel, berdasarkan data California Energy Commission.

    Baca Juga: Iran Tak akan Izinkan Siapa Pun Ekspor Minyak dari Timur Tengah jika Teheran Tidak Bisa

    Penurunan pasokan ini terjadi di tengah ketergantungan tinggi kilang lokal terhadap impor minyak mentah. Meski memiliki kapasitas produksi sekitar 200.000 barel avtur per hari, sekitar 61% pasokan minyak mentah California pada 2025 berasal dari luar negeri, sementara kontribusi produksi domestik terus menurun.

    Kondisi tersebut diperparah oleh gangguan rantai pasokan global akibat konflik Timur Tengah, yang membuat distribusi energi menjadi tidak stabil. Keterisolasian relatif California dari jaringan pipa nasional juga menjadikannya lebih rentan terhadap krisis pasokan bahan bakar.

    Profesor dari Paris 1 Pantheon-Sorbonne University, Mike Duignan, mengatakan dampak krisis ini mulai terasa langsung pada sektor penerbangan. "Kekurangan pasokan ini sudah memengaruhi rencana perjalanan musim panas, dengan pembatalan penerbangan dan kenaikan harga tiket," ujarnya.

    Ia menambahkan, kondisi tersebut juga berpotensi mengganggu mobilitas wisatawan yang akan menghadiri Piala Dunia FIFA 2026, termasuk di Los Angeles yang menjadi salah satu kota tuan rumah.

    Baca Juga: Selat Hormuz Lumpuh, Bahan Bakar Minyak Rusia Mengalir Deras ke Singapura

    Secara global, tekanan terhadap pasokan energi juga semakin meningkat. Direktur Eksekutif International Energy Agency, Fatih Birol, bahkan memperingatkan bahwa Eropa berpotensi hanya memiliki cadangan avtur untuk sekitar enam minggu jika gangguan pasokan terus berlanjut.

    Krisis tersebut menunjukkan dampak luas konflik geopolitik terhadap sektor energi dan transportasi global, sekaligus menjadi peringatan bagi negara-negara dengan ketergantungan tinggi terhadap impor energi untuk memperkuat ketahanan pasokan di masa mendatang.

    (nng)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Berita Terkait

    Rekomendasi

    Infografis

    5 Rudal Paling Mematikan...

    5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus

    Terpopuler

    1

    2

    3

    4

    5

    Berita Terkini

    IHSG Menguat di Awal...

    Harga Emas Hari Ini...

    AS Gantungkan Nasib...

    IHSG Oversold! Jangan...

    Toba Pulp Lestari Hentikan...

    Dominasi Dolar AS Kembali...

    Komentar
    Additional JS