0
News
    Home Amerika Serikat Berita China Dunia Internasional Featured Iran Konflik Timur Tengah Spesial

    China Ungkap Kapal Iran yang Dicegat AS Bukanlah Hadiah dari Beijing - Sindonews

    10 min read

     

    China Ungkap Kapal Iran yang Dicegat AS Bukanlah Hadiah dari Beijing


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Jum'at, 24 April 2026 - 18:05 WIB

    Kapal induk AS berada di perairan. Foto/a news

    A A A

    BEIJING - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China menolak klaim Presiden Donald Trump bahwa kapal kargo berbendera Iran yang dicegat oleh pasukan Amerika Serikat (AS) adalah "hadiah dari China". Beijing menambahkan tuduhan tersebut tidak berdasarkan fakta.

    Juru bicara Kementerian China, Guo Jiakun, juga mengatakan kepada wartawan bahwa perdagangan antar negara harus berlanjut seperti biasa.

    AS telah memberlakukan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan Iran dan mengendalikan pengiriman melalui Selat Hormuz selama lebih dari seminggu.

    Sebagai tanggapan, Iran secara efektif menutup selat tersebut, menangkap kapal-kapal komersial, dan mengancam akan menghentikan semua perdagangan regional Teluk.

    Pada masa damai, sekitar 20% minyak dan gas dunia dikirim melalui jalur air yang strategis yang menghubungkan Teluk dengan Samudra Hindia.

    Sementara itu, perusahaan pelayaran Hapag-Lloyd mengatakan kapal berhasil melewati Selat Hormuz, empat kapal lainnya masih berada di Teluk.

    Satu kapal Hapag-Lloyd telah berhasil melewati Selat Hormuz, lapor kantor berita Reuters.

    Empat kapal lain milik perusahaan pelayaran Jerman tersebut masih berada di Teluk, kata seorang juru bicara. Hapag-Lloyd adalah salah satu operator kapal kontainer terbesar di dunia.

    Perang di Timur Tengah telah berdampak negatif terhadap perekonomian Uni Eropa antara 0,2 dan 0,6%, menurut Komisioner Uni Eropa untuk Ekonomi dan Produktivitas, Valdis Dombrovskis.

    Konflik tersebut telah menyebabkan lonjakan harga gas alam sebesar 60%, melonjaknya biaya bahan bakar jet, dan gangguan rantai pasokan akibat penutupan Selat Hormuz oleh Iran, yang diperkirakan merugikan Uni Eropa sebesar 500 juta euro (USD584 juta) setiap hari.

    Baca juga: Iran Beri Pengecualian untuk Rusia dan Negara Lain dalam Tarif Selat Hormuz

    (sya)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Berita Terkait

      Rekomendasi

      Infografis

      3 Syarat Iran di Selat...

      3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas

      Terpopuler

      1

      2

      3

      4

      5

      Berita Terkini

      Mali Kacau! Separatis...

      AS Minta Negosiasi Lagi,...

      Trump: Tersangka Penembakan...

      Kebakaran Hebat Lumat...

      Allen Tulis Manifesto...

      Terungkap, Uni Emirat...

      Komentar
      Additional JS