0
News
    Home Berita Dunia Internasional Featured India Konflik Timur Tengah Rusia Spesial

    4 Juta Barel Minyak Iran Tiba di India Sebelum Berakhirnya Masa Tenggang Sanksi AS -

    4 min read

     

    4 Juta Barel Minyak Iran Tiba di India Sebelum Berakhirnya Masa Tenggang Sanksi AS

    Rabu, 15 April 2026 - 19:39 WIB

    Pengiriman minyak Iran menunjukkan adanya penyesuaian strategi India dalam menghadapi dinamika pasokan global yang semakin ketat. FOTO/AP

    WASHINGTON - Sekitar 4 juta barel minyak mentah Iran dilaporkan telah tiba di India, menandai impor pertama dalam tujuh tahun terakhir seiring upaya negara tersebut mengamankan pasokan energi sebelum masa tenggang sanksi Amerika Serikat (AS) berakhir. Langkah ini mencerminkan tekanan yang dihadapi negara importir besar di tengah gejolak pasar energi global.

    Pengiriman minyak Iran tersebut menunjukkan adanya penyesuaian strategi India dalam menghadapi dinamika pasokan global yang semakin ketat. "Pengiriman ini menandai bahwa India bergerak cepat memanfaatkan celah waktu sebelum masa tenggang sanksi berakhir," kata sumber yang mengetahui hal tersebut, seperti dilaporkan Bloomberg, Rabu (15/4/2026).

    Baca Juga: Pengecualian Sanksi AS, India Banjir Minyak Rusia Melonjak 90%

    Dua kapal tanker raksasa, yakni Jaya dan Felicity, dilaporkan membongkar muatan minyak Iran di pelabuhan Paradip di pantai timur dan Sikka di pesisir barat India. Data pelacakan kapal menunjukkan kedua kapal tersebut, yang masuk daftar sanksi AS, dijadwalkan meninggalkan India pada pekan ini.

    Fasilitas di Paradip dioperasikan oleh Indian Oil Corp., sementara pelabuhan Sikka digunakan oleh Reliance Industries Ltd. dan Bharat Petroleum Corp. Hingga kini, ketiga perusahaan tersebut belum memberikan tanggapan resmi terkait pengiriman minyak tersebut.

    India sebagai negara pengimpor minyak yang sangat sensitif terhadap fluktuasi harga energi, menghadapi tekanan besar sejak meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Konflik yang melibatkan Iran turut memicu gangguan pasokan dan lonjakan harga energi global.

    Baca Juga: China Sebut Blokade AS terhadap Pelabuhan Iran Tindakan Berbahaya dan Tak Bertanggung Jawab

    Untuk menjaga stabilitas pasokan domestik, India memanfaatkan keringanan sanksi dari pemerintah AS yang sebelumnya mengizinkan pembelian minyak dari Rusia dan Iran. Namun, masa berlaku keringanan tersebut diperkirakan segera berakhir dalam waktu dekat, kecuali diperpanjang.

    Meski sebelumnya menjadi pembeli utama minyak Rusia, para pengilang di India menghadapi tantangan dalam memperoleh dan membayar minyak Iran akibat pembatasan sistem keuangan internasional. Pengiriman terbaru ini mengindikasikan adanya mekanisme alternatif yang memungkinkan transaksi tetap berlangsung.

    Selain dua tanker tersebut, satu kapal lain bernama Derya juga dilaporkan berada di lepas pantai barat India dengan muatan penuh minyak Iran. Kapal tersebut saat ini berstatus "awaiting orders" menunjukkan belum adanya kepastian tujuan pembongkaran muatan.

    (nng)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    6 Pulau yang Jadi Target...

    6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran

    Komentar
    Additional JS