Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional F-15 Featured Israel Konflik Timur Tengah Spesial

    Iran Akui Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS di Selat Hormuz, Klaim Cegat 200 Target Udara - Tribunnews

    7 min read

     

    Iran Akui Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS di Selat Hormuz, Klaim Cegat 200 Target Udara

    Selain F-15, Iran juga mengklaim telah mengenai jet tempur siluman F-35 Lightning II di wilayah Iran bagian tengah.

    Ringkasan Berita:
    • Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah Iran mengklaim telah menembak jatuh jet tempur jenis F-15E Strike Eagle di wilayah udara selatan dekat Selat Hormuz.
    • Namun, klaim tersebut langsung dibantah oleh pihak militer AS.
    • Dalam pernyataan resmi pada Minggu (22/3/2026), militer Iran menyebut bahwa pesawat tempur “musuh” itu terdeteksi memasuki wilayah udara mereka sebelum akhirnya diserang menggunakan sistem pertahanan udara darat-ke-udara.

     

    SERAMBINEWS.COM, TEHERAN – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah Iran mengklaim telah menembak jatuh jet tempur jenis F-15E Strike Eagle di wilayah udara selatan dekat Selat Hormuz.

    Namun, klaim tersebut langsung dibantah oleh pihak militer AS.

    Dalam pernyataan resmi pada Minggu (22/3/2026), militer Iran menyebut bahwa pesawat tempur “musuh” itu terdeteksi memasuki wilayah udara mereka sebelum akhirnya diserang menggunakan sistem pertahanan udara darat-ke-udara.

    Pernyataan serupa juga disampaikan melalui akun media sosial Konsulat Iran di Mumbai, yang menyebut bahwa pesawat tersebut segera direspons setelah dianggap melanggar wilayah udara Iran.

    Tidak hanya itu, Iran juga mengklaim telah mencegat lebih dari 200 target udara sejak konflik berlangsung, termasuk drone, rudal jelajah, hingga jet tempur canggih.

    Namun, pihak United States Central Command (CENTCOM) membantah keras klaim tersebut.

    Dalam pernyataannya, CENTCOM menyebut laporan Iran sebagai tidak benar.

    “Pasukan AS telah menerbangkan lebih dari 8.000 misi tempur selama Operation Epic Fury. Tidak ada pesawat tempur AS yang ditembak jatuh oleh Iran,” demikian pernyataan resmi mereka.

    Baca juga: VIDEO Detik-detik Iran Tembak Jatuh Jet Siluman F-15 AS di Selat Hormuz

    Selain F-15, Iran juga mengklaim telah mengenai jet tempur siluman F-35 Lightning II di wilayah Iran bagian tengah.

    Iran menyebut pesawat tersebut mengalami kerusakan serius dan kemungkinan jatuh.

    Namun, versi berbeda disampaikan oleh pihak AS. Juru bicara CENTCOM, Kapten Tim Hawkins, menjelaskan bahwa pesawat tersebut memang mengalami masalah teknis saat menjalankan misi, tetapi berhasil mendarat dengan aman.

    “Kami mengetahui laporan bahwa sebuah pesawat F-35 AS melakukan pendaratan darurat setelah misi tempur. Pesawat mendarat dengan aman dan pilot dalam kondisi stabil. Insiden ini sedang diselidiki,” ujarnya.

    Konflik ini merupakan bagian dari eskalasi besar yang dimulai sejak akhir Februari 2026, ketika Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke Iran.

    Serangan tersebut dilaporkan menewaskan pemimpin tertinggi Iran serta sejumlah pejabat militer dan warga sipil.

    Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal dan drone ke berbagai target, termasuk wilayah Israel dan pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah.

    Hingga kini, situasi di kawasan tersebut masih tegang dengan potensi eskalasi lanjutan yang belum dapat dipastikan.
     
     


    Komentar
    Additional JS