Trump dan Netanyahu Dikabarkan Sepakat Batasi Ekspor Minyak Iran ke China - Kumparan
Trump dan Netanyahu Dikabarkan Sepakat Batasi Ekspor Minyak Iran ke China
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan sepakat untuk mendorong pembatasan ekspor minyak Iran ke China. Kesepakatan itu muncul dalam pertemuan di Gedung Putih pada Rabu (11/2) lalu.
Mengutip Reuters pada Senin (16/2), seorang pejabat senior AS mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi tekanan maksimal terhadap Teheran.
"Kami sepakat bahwa kami akan mengerahkan seluruh kekuatan dan tekanan maksimal terhadap Iran, misalnya, terkait penjualan minyak Iran ke China," kata pejabat tersebut mengutip Reuters.
Pemerintah China merespons laporan dengan menegaskan kerja sama perdagangan antarnegara merupakan hal yang sah.
"Kerja sama normal antar negara yang dilakukan dalam kerangka hukum internasional adalah wajar dan sah, serta harus dihormati dan dilindungi," ujar Kementerian Luar Negeri China pada Minggu (15/2).
China saat ini menjadi tujuan utama ekspor minyak Iran, menyerap lebih dari 80 persen pasokan. Jika perdagangan itu berkurang, pendapatan minyak Iran diperkirakan ikut menurun signifikan.
Di tengah meningkatnya tekanan geopolitik, diplomat AS dan Iran pekan lalu juga melakukan pembicaraan tak langsung mengenai program nuklir Iran melalui mediator Oman.
Diplomasi ini berlangsung setelah Washington menempatkan armada angkatan laut di kawasan tersebut, sementara militer AS bersiap menghadapi kemungkinan operasi berkelanjutan selama berminggu-minggu terhadap Iran.