0
News
    Home Dunia Internasional Konflik Rusia Ukraina NATO Rusia Starlink Ukraina Zaporizhzhia

    Pejabat NATO: Pasukan Ukraina Merangsek di Zaporizhzhia Usai Pasukan Rusia Kehilangan Akses Starlink - Tribunnews

    6 min read

     

    Pejabat NATO: Pasukan Ukraina Merangsek di Zaporizhzhia Usai Pasukan Rusia Kehilangan Akses Starlink

    Starlink sejatinya tidak menyediakan layanan di Rusia, tetapi beberapa unit tempur garis depan Rusia bisa menggunakan sistem internet tersebut

    Pejabat NATO: Pasukan Ukraina Merangsek di Zaporizhzhia Setelah Pasukan Rusia Kehilangan Akses Starlink

    TRIBUNNEWS.COM - Pasukan Ukraina dilaporkan meraih kemajuan di wilayah Zaporizhzhia selatan setelah unit-unit tempur Rusia kehilangan akses ke Starlink, kata seorang pejabat senior NATO.

    SpaceX milik Elon Musk memutuskan sambungan terminal Starlink di dekat garis depan bulan ini setelah permintaan dari Ukraina.

    Ukraina mengatakan pasukan Rusia menggunakan sistem internet satelit untuk mengarahkan unit-unit mereka di medan perang.

    Baca juga: Komandan Batalyon Arbat Pro-Rusia Tewas dalam Misi Tempur Lawan Ukraina: Gasparyan Eks-Wagner

    Starlink sejatinya tidak menyediakan layanan di Rusia, tetapi beberapa unit tempur garis depan Rusia berhasil menggunakan sistem internet itu untuk menerima perintah, mengoordinasikan serangan mereka, dan menerbangkan drone.

    “Menghilangkan jalur penghubung itu telah menempatkan Rusia dalam situasi komando dan kendali yang agak sulit,” kata pejabat itu kepada wartawan menjelang pertemuan para menteri pertahanan NATO.

    “Alternatif apa pun yang Rusia ajukan mungkin tidak akan seefektif ini,” tambahnya.
     
    Upaya Moskow untuk mengembangkan jaringan alternatif satelit orbit rendah buatan dalam negeri telah dihambat oleh berbagai penundaan.

    Rencana peluncuran 16 satelit pertama dari 300 satelit yang direncanakan ditunda dari akhir tahun 2025 menjadi tahun 2026.

    Pejabat tersebut, yang berbicara dengan syarat anonim, tidak merinci berapa banyak dari kemajuan Ukraina baru-baru ini yang dapat secara langsung dikaitkan dengan hilangnya akses Starlink.

    Gambar selebaran ini diambil dan dirilis oleh layanan pers kepresidenan Ukraina pada 5 Juni 2022, menunjukkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (tengah) mengunjungi posisi garis depan militer Ukraina selama perjalanan kerja ke wilayah Zaporizhzhia.
    Gambar selebaran ini diambil dan dirilis oleh layanan pers kepresidenan Ukraina pada 5 Juni 2022, menunjukkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (tengah) mengunjungi posisi garis depan militer Ukraina selama perjalanan kerja ke wilayah Zaporizhzhia. (HANDOUT / UKRAINIAN PRESIDENTIAL PRESS SERVICE / AFP)

    Saling Klaim di Zaporizhzhia 

    Baik Rusia maupun Ukraina mengklaim telah meraih kemajuan di wilayah Zaporizhzhia dalam beberapa hari terakhir, dengan angkatan bersenjata Ukraina mengklaim pada hari Rabu telah merebut kembali desa Kosivtseve.

    Namun juru bicara Pasukan Pertahanan Selatan Ukraina mengecilkan klaim dari blogger militer Rusia bahwa Kyiv telah melancarkan serangan balasan yang lebih luas di wilayah tersebut, dengan mengatakan penargetan kelompok infiltrasi Rusia oleh Ukraina bukanlah serangan balasan penuh. 

    Juru bicara Vladyslav Voloshin menduga bahwa unit-unit Rusia mungkin melebih-lebihkan keberhasilan Ukraina untuk menutupi laporan palsu mereka sendiri kepada atasan mereka, termasuk mengklaim telah merebut desa Ternuvate setelah hanya mengerahkan sejumlah kecil pasukan di sana dalam waktu singkat.

    Para blogger militer Rusia mulai melaporkan masalah dengan terminal Starlink pada malam hari tanggal 4 Februari.

     

    (oln/tmt/*)


    Komentar
    Additional JS