0
News
    Home Berita Featured Jepang Spesial

    Simpanse Jenius Bernama Ai Meninggal di Jepang pada Usia 49 Tahun - SindoNews

    4 min read

     

    Simpanse Jenius Bernama Ai Meninggal di Jepang pada Usia 49 Tahun


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Senin, 12 Januari 2026 - 18:00 WIB

    Ai dikenal sebagai salah satu simpanse paling jenius di dunia. Foto/Gulf News

    TOKYO - Ai, seekor simpanse "jenius" yang mampu mengenali lebih dari 100 karakter China dan alfabet Inggris, meninggal pada usia 49 tahun.

    "Ai, yang berarti cinta dalam bahasa Jepang, ikut serta dalam studi tentang persepsi, pembelajaran, dan memori yang memajukan pemahaman kita tentang kecerdasan primata," kata Pusat Asal-usul Evolusi Perilaku Manusia di Universitas Kyoto dalam sebuah pernyataan, dilansir Gulf News.

    Ia meninggal pada hari Jumat karena kegagalan multi-organ dan penyakit yang berkaitan dengan usia tua, kata pihak universitas.

    "Selain menguasai aksara China dan alfabet, Ai juga dapat mengidentifikasi angka Arab dari nol hingga sembilan dan 11 warna," kata primatolog Tetsuro Matsuzawa pada tahun 2014.

    Dalam sebuah penelitian, Matsuzawa mengungkapkan Ai diperlihatkan layar komputer yang menampilkan aksara China untuk warna merah muda, bersama dengan persegi merah muda dan persegi ungu sebagai alternatif. "Simpanse itu dengan tepat memilih persegi merah muda," katanya.

    Baca Juga: Diancam Invasi seperti Venezuela, Iran Akhirnya Mau Bernegosiasi dengan AS

    Ketika diperlihatkan sebuah apel, Ai memilih persegi panjang, lingkaran, dan titik di layar komputer untuk menggambar "apel virtual", katanya.

    Kemampuannya yang tinggi menjadikannya subjek sejumlah makalah ilmiah dan program media, termasuk studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature, dan memberinya julukan "jenius" di media populer.

    Simpanse dari Afrika Barat itu tiba di universitas pada tahun 1977, dan pada tahun 2000, melahirkan seekor anak jantan bernama Ayumu, yang kemampuannya menarik perhatian pada studi tentang transfer pengetahuan dari orang tua ke anak, menurut Kyodo News Jepang.

    Studi Ai membantu membangun "kerangka kerja eksperimental untuk memahami pikiran simpanse, memberikan dasar penting untuk mempertimbangkan evolusi pikiran manusia," kata Pusat tersebut.

    "Ai sangat ingin tahu dan aktif berpartisipasi dalam studi ini, mengungkapkan berbagai aspek pikiran simpanse untuk pertama kalinya."

    (ahm)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    5 Titik Rawan Perang...

    5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026

    Komentar
    Additional JS