0
News
    Home Australia Berita Featured Israel Spesial

    Kecaman dan Unjuk Rasa Warnai Kunjungan Presiden Israel di Australia - Tribunnews

    7 min read

     

    Kecaman dan Unjuk Rasa Warnai Kunjungan Presiden Israel di Australia

    Herzog menuduh bahwa aksi protes terhadap dirinya di Australia adalah upaya mendelegitimasi hak negara Israel untuk eksis di dunia internasional

    Ringkasan Berita:
    • Ribuan pendukung Palestina menggelar aksi protes di berbagai wilayah Australia untuk menolak kunjungan Presiden IsraelIsaac Herzog
    • Meski ada larangan dari pengadilan dan ancaman penangkapan, demonstran di distrik bisnis Sydney tetap bertahan hingga polisi menggunakan semprotan gas air mata
    • Herzog mengaku kunjungannya untuk menunjukkan solidaritas dan persahabatan kepada rakyat Australia
    • PM Anthony Albanese minta warga tetap kondusif dan hormati kedatangan Herzog yang dianggap membawa niat baik

     

    TRIBUNNEWS.COM - Massa pendukung Palestina berkumpul di berbagai wilayah Australia untuk menentang kunjungan Presiden IsraelIsaac Herzog, yang dituduh menghasut genosida terhadap warga Palestina pada awal pekan ini.

    Herzog sendiri berada di Australia untuk memperingati para korban penembakan massal di Pantai Bondi tahun lalu.

    Sebelumnya, para demonstran sempat diberikan peringatan penangkapan jika ikut bergabung dalam aksi long march pada Senin dari Balai Kota Sydney menuju Parlemen New South Wales, yang berada di area yang ditetapkan otoritas sebagai kawasan lindung selama kunjungan Herzog.

    Pengadilan Sydney juga telah menolak tantangan hukum terhadap pembatasan demonstrasi yang diajukan oleh Palestine Action Group, penyelenggara aksi pada hari Senin tersebut.

    Namun demikian, peringatan tersebut tak digubris dan aksi protes tersebut tetap berlanjut.

    Gelombang protes ini sempat coba diredam oleh aparat berwajib di Sydney pada hari Senin (9/2/2026) dengan menggunakan semprotan gas air mata.

    Namun demikian, aksi yang dihadiri ribuan pendukung Palestina ini terus berlanjut dan berpusat di sebuah lapangan di distrik bisnis Sydney.

    Dikutip dari Al Jazeera, serangkaian aksi protes lainnya juga dijadwalkan berlangsung di berbagai kota besar dan kecil di seluruh penjuru Australia pada Senin malam.

    Menanggapi hal tersebut, pihak berwenang mengharapkan agar demonstran yang ikut serta dalam aksi ini pada akhirnya tak melakukan tindakan vandalisme atau anarkis.

    “Kami berharap tidak perlu menggunakan kewenangan apa pun karena kami telah menjalin komunikasi yang sangat erat dengan penyelenggara protes,” ujar Peter McKenna, asisten komisaris polisi New South Wales, kepada stasiun televisi Nine News pada hari Senin.

    Baca juga: Presiden Israel Isaac Herzog Respons Langkah Qatar Gelar KTT Darurat dengan Sejumlah Negara Arab

    Sementara itu, Perdana Menteri AustraliaAnthony Albanese mendesak masyarakat untuk menghormati kunjungan Herzog dengan menjaga situasi tetap kondusif.

    Albanese juga menegaskan bahwa Presiden Israel tersebut datang ke Australia dengan niat baik.

    Agenda Herzog di Australia

    Herzog sendiri memulai kunjungan empat harinya di Australia pada Senin ini di Pantai Bondi, Sydney.

    ISAAC HERZOG ISRAEL - Presiden Israel Isaac Herzog saat menjalani wawancara bersama Newsmax pada 19 Juni 2025.
    ISAAC HERZOG ISRAEL - Presiden Israel Isaac Herzog saat menjalani wawancara bersama Newsmax pada 19 Juni 2025. (Tangkap Layar Youtube Newsmax)

    Di sana, ia meletakkan karangan bunga di monumen peringatan bagi para korban serangan bulan Desember lalu, yang menewaskan 15 orang dalam perayaan Hanukkah.

    Ia juga bertemu dengan para penyintas dan keluarga korban tewas.

    “Ini juga merupakan serangan terhadap seluruh warga Australia,” kata Herzog.

    “Mereka menyerang nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh demokrasi kita – kesucian hidup manusia, kebebasan beragama, toleransi, martabat, dan rasa hormat.” sambungnya.

    Menanggapi aksi protes terhadap kunjungannya, Herzog menuduh bahwa aksi tersebut adalah upaya untuk merusak dan mendelegitimasi hak negara Israel untuk eksis di dunia internasional.

    Baca juga: Sosok Youssef Msibih, Imam Masjid yang Dihukum karena Nyanyi Lagu Israel dan Temui Herzog

    Di kesempatan tersebut, Herzog juga menegaskan bahwa kunjungannya ke Australia ini murni untuk mengungkapkan solidaritas terhadap para korban.

    “Saya di sini untuk mengekspresikan solidaritas, persahabatan, dan kasih sayang,” tambahnya dalam keterangan kepada wartawan.

    Selain Sydney, tempat 3.000 personel polisi dikerahkan, Herzog juga berencana mengunjungi Melbourne dan ibu kota nasional, Canberra, sebelum kembali ke Israel pada hari Kamis.

    (Tribunnews.com/Bobby)


    Komentar
    Additional JS