0
News
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Iran Konflik Timur Tengah Spesial

    Hadapi gugus tempur kapal induk AS, Iran mengerahkan sekitar 20 kapal selam mini Ghadir yang dibekali torpedo dan rudal - AIRSPACE Review

    3 min read

      

    Hadapi gugus tempur kapal induk AS, Iran mengerahkan sekitar 20 kapal selam mini Ghadir yang dibekali torpedo dan rudal

    IRNA

    AIRSPACE REVIEW – Aktivitas kelompok serang kapal induk Angkatan Laut AS (USN) di sekitar wilayah Teluk Persia telah mendorong Angkatan Laut Iran untuk mengerahkan kapal selam mini miliknya, kelas Ghadir.

    Saat ini Iran diperkirakan memiliki armada bawah laut sekitar 30 kapal selam, dengan sebagian besar kekuatan tersebut terdiri dari kapal selam mini.

    Kapal selam mini ini dibekali sistem propulsi diesel-elektrik kecil yang senyap dan diklaim berkemampuan siluman.

    Ghadir dapat melakukan penyergapan kapal musuh terutama di perairan dangkal, dan beroperasi hingga jarak 300 km dengan kecepatan maksimum 11 knot di dalam air.

    Untuk spesifikasinya, Ghadir memiliki berat sekitar 117 ton di permukaan dan 125 ton di bawah air, panjangnya 29 m dan lebar hampir 3 m. Kapal diawaki antara tujuh hingga 12 orang.

    Bobot kapal yang ringan dan desain lambung yang kompak disesuaikan dengan kedalaman dangkal dan dasar laut Teluk Persi.

    Dalam lingkungan tersebut, kapal selam mini bukan menjadi wahana pemburu, melainkan sebagai platform penyergapan pesisir yang dirancang untuk muncul, menyerang, dan menghilang.

    Kapal selam mini ini dilengkapi dengan dua tabung peluncur 533 mm yang mampu menembakkan torpedo berat, melepaskan ranjau, dan rudal antikapal.

    Mengenai asal-usulnya, ditengarai Ghadir adalah pengembangan dari kapal selam mini Yono milik Korea Utara yang pernah disumbangkan satu unit ke Iran pada tahun 2004.

    Tak diketahui, berapa banyak Ghadir yang telah diproduksi secara lokal oleh Iran, namun diperkirakan jumlahnya antara 20 hingga 23 kapal yang operasional.

    Kehadiran kelompok Ghadir dapat memaksa kelompok serang kapal induk AS untuk memperlambat dan memperluas jarak amannya saat berada di sekitar wilayah Teluk Persia. (RBS)


    Komentar
    Additional JS